Web portal pendidikan – Selamat siang sobat belapendidikan, sebelumnya kita sudah bahas mengenai ujian akhir tingkat perguruan tinggi, dan sekarang kita akan bahas ujian nasional tingkat sekolah. Judul yang akan saya tulis kali ini adalah Ujian Nasional berfaedah atau tidak? Berikut ulasannya dapat sobat baca dalam artikel berikut.

Ujian Nasional Berfaedah atau Tidak ?


Ujian Nasional Adalah Event Besar Yang Di adakan Oleh Kemendikbud setiap tahun Nya, Event ini telah menguras segenap usaha dan biaya yang besar.

Dan Saat Ini Kemendikbud di Era Presiden Joko Widodo membuat gebrakan Baru Yaitu Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang katanya untuk menghemat APBN. Akan tetapi belum semua sekolah merealisasikan nya.

Kemendikbud seolah – olah menunjukan kontribusinya terhadap penyempurnaan kualitas pendidikan di Indonesia. Disisi Lain Ujian  Nasional hanya membebani masyarakat dan banyaknya praktek curang dalam melaksanakan Ujian Nasional. Dan hanya menghabiskan uang Negara dan tidak efektif  bagi  mutu pendidikan Indonesia.

Ujian Nasional Butuh Modal Besar Bagi Siswa ??


Siswa selalu sensitif kalau mendengar UN (Ujian Nasional). Mereka selalu membayangkan jika mereka bakal tidak Lulus UN, segala cara mereka lakukan untuk mengasah kemampuan dan berlomba lomba untuk menyambut fatangnya Ujian Nasional.

Dan para Orang Tua yang mengkhawatirkan anaknya akan Memasukkan anaknya ke tempat bimbingan belajar. Orang tua pelajar rela mengeluarkan biaya tambahan yang lumayan besar.

Untuk memasukakan anaknya ke tempat bimbingan yang terbaik untuk menyambut datangnya Ujian Nasional, hal ini di manfaat kan oleh tempat bimbingan untuk mempromosikan tempat bimbingan mereka.

Berbagai prestasi dan slogan mereka bentangkan di baliho dan poster untuk menarik minat siswa/siswi yang akan melaksanakan Ujian Nasional, dan dengan iming-iming Lulus 100% Ujian Nasional.

Tidak hanya itu, beberapa sekolah juga menjalin kerjasama dengan pihak bimbingan untuk mengukur sampai dimana kemampuan siswa untuk menyambut datangnya Ujian Nasional dengan mengadakan Try Out, Dan ini juga mengeluarkan biaya tambahan siswa.

Ujian nasional Mengukur  Standar Nasional Pendidikan ??


Kenyatanya Ujian Nasional justru menimbulkan dampak negatif terhadap proses pembelajaran dikelas, proses pembelajaran menjadi sekedar berlatih soal-soal yang akan diujikan saat ujian nasional berlangsung, kemampuan berfikir siswa menjadi terbatas dan tidak kritis.

Untuk mengimbangi nilai Akhir siswa, sekolah menentukan Kriteria Nilai yang tinggi, akhirnya para Guru tidak tega terpaksa menghalalkan segala cara untuk membela anak didiknya untuk memperoleh nilai Baik dan bukan proses belajar mengajar yang dapat mengasah kompetensi Siswa bukan juga dengan nilai kejujuran.

Setiap tahunnya berita tentang Ujian Nasional didominasi oleh Kenyataan  negatif dilapangan !!!


Berita tentang jual beli kunci jawaban sudah menjadi rahasia umum, hal ini tentunya melatih para siswa untuk belajar kecurangan sejak dini,

Susah sekali membedakan peserta didik mana yang bersungguh-sungguh dengan yang tidak. Dan akhirnya yang bersungguh-Sungguh nilainya bisa lebih rendah dari pada yang tidak.

Dengan adanya praktek jual beli kunci jawaban dan kata Standar Nasional Pendidikan Indonesia tak ubahnya hanyalah Kiasan Semata.

Ujian Nasional pada kenyataannya hanyalah meratakan nilai-nilai pelajaran bukan meratakan kompetensi peserta didik tersebut apalagi meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.

Pertanyaan  yang timbul adalah apakah Ujian Nasional masih perlu dilaksanakan atau tidak ???


Khawatir jika hal ini terus menerus terjadi akan menurunkan mutu pendidikan di Indonesia karena target pendidikan yang seharusnya malah tidak tercapai dan hanya menghabiskan uang negara.

Saya berharap agar pemerintah dapat mengevaluasi dan mengkaji ulang pelaksanaan Ujian Nasional. Yang Menurut Saya Tidak Efektif.

Baca juga artikel terkait :
1. Apakah harus skripsi untuk mendapatkan gelar sarjana ?
2. Kisi kisi ujian nasional SMA, SMP, dan SD
3. Download soal UN SMK Terbaru

Saran saya lebih baik Pemerintah mengembang minat Jurusan para pelajar, sehingga para pelajar sehabis tamat sekolah mempunyai kemampuan sesuai minat jurusanya masing-masing dan akan dikembangkan di kehidupan masing-nasing.

Dan Indonesia akhirnya mempunyai sumber daya manusia yang bersaing dan Kreatif. Lebih baik anggaran Ujian Nasional di alihkan untuk meningkatkan fasilitas-fasilatas dan mutu di setiap sekolah seluruh Indonesia, masih banyak sekolah-sekolah yang tidak layak.

Saya sangat setuju Presiden Joko Widodo mencanangkan “Keadillan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, Jadi sudah saatnya uang negara di gunakan untuk hal-hal yang lebih BERFAEDAH !!!

Bagaimana menurut sobat belapendidikan, apakah ujian nasional berfaedah atau tidak ? Silahkan tulis jawaban, komentar, ataupun sarat di kolom yang sudah kami sediakan dibawah.


Artikel dengan nama “Ujian nasional berfaedah atau tidak” ditulis oleh Wahyu Satria Putra Zega

Kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah. Klik disini untuk kirim tulisan, atau bisa lewat email kami [email protected]

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com