web portal pendidikan – Selamat siang sob, kali ini saya akan posting kelanjutan dari artikel sebelumnya. Artikel kali ini akan dibahas tentang seberapa menguntungkan trading frekuensi tinggi itu ? Untuk yang ingin tahu kebenarannya silahkan di simak ulasan artikel berikut.

Seberapa Menguntungkan Trading Frekuensi Tinggi ?

Dalam hal ini, trader (yang saya wawancarai) dan saya akan berbicara tentang sebuah artikel yang muncul di New York times edisi cetak pada tanggal 24 Juli 2009. Sebagian orang meyakini popularitas trading frekuensi tinggi dipicu oleh klaim dalam artikel tersebut.

Salah satu klaimnya adalah bahwa trader frekuensi tinggi meraup keuntungan sebesar 21$ miliar pertahun 2008. Angka ini dipertanyakan oleh Manoj Narang dan banyak trader frekuensi tinggi lainnya. Mereka bersikukuh angka tersebut sama sekali di luar jangkauan.

Narang memperkirakan trading frekuensi tinggi di bursa saham Amerika Serikat menghasilkan keuntungan tahunan sebesar $2-$3 miliar. Dengan demikian apa yang bisa dikatakan tentang tingkat keuntungan HFT ?

John Netto, pendiri dan presiden M3 Capital melihat ada dua cara untuk menimbang tingkat keuntungan dalam trading frekuensi tinggi.

Ada keuntungan dari sudut pandang pengembang bisnis, di mana seseorang mengembangkan suatu strategi yang sangat terukur dan dapat mengelola sejumlah aset, kendati tidak menghasilkan return terbaik. Lalu tentu saja ada strategi yang dapat menghasilkan return yang besar tapi bisa jadi menghadapi kendala kapasitas.

Di M3 Capital, kami fokus mengembangkan keduanya, karena pada akhirnya anda ingin memiliki portofolio yang sangat beragam strategi kuantitatif non korelatif yang mempertimbangkan sejumlah variabel dalam pasar.

Bagi netto dalam konteks trading frekuensi tinggi dengan sebuah palu godam homogen atau semata berdasarkan produk produk kecepatan, pasar itu hampir atau barangkali sudah sepenuhnya mati.

Dia berpandangan barangkali masih ada peluang di luar Amerika Serikat bagi mereka yang mengakses pasar disana. Tapi dalam konteks strategi arbitrase segitiga (Triangular arbitrage strategy: strategy mengeksploitasi peluang arbitrase [mencari keuntungan dari perbedaan harga antara dua pasar atau lebih.] dari perbedaan harga tiga mata uang berbeda pada tiga pasar foreks) melibatkan banyak produk mata uang atau dalam konteks mengembangkan model model baru, dan melihat ada banyak peluang.

Lanjutan (Seberapa Menguntungkan Trading Frekuensi Tinggi)

Dalam hal ini, dia berpendapat bahwa ancaman terbesar yang mempersulit trading frekuensi tinggi adalah kompresi volatilitas: Trading frekuensi tinggi, atau setidaknya trading algoritma, diprediksi berdasarkan pemulihan harga (price recovery), dan kompresi volaritas membuat pemulihan harga menjadi kendala yang jauh lebih besar.

Peluang untuk membentuk pasar, menyediakan likuiditas, setidaknya dari beberapa strategi yang kita bicarakan, jauh lebih besar. Jadi, peluang yang ada apakah dilihat dari segi algoritma, melalui diskresi, atau melalui suatu pendekatan yang berada di tengah tengah kedua garis ini.

Benar benar bermain pada apa lingkungan pasarnya, apa mikrostrukturnya, dan bagaimana Anda sebagai seorang oportunis bisa menyerang lokasi lokasi tersebut.

Ada isu besar terkait kian banyaknya strategi menghasilkan alpha pada level trading frekuensi supertinggi, tipe strategi membentuk pasar (market making).

Baca juga sob : Kemuculan Trading Frekuensi Tinggi

Bagi Kolm, hal hal tersebut terkendala secara kapasitas: “Hit rate (ukuran kinerja bisnis yang secara tradisional terkait dengan penjualan) akan menjadi suatu fungsi bagi sejumlah orang yang memperdagangkan strategi strategi ini.

Jadi sangat jelas ini terkendala kapasitas dan itulah ruang yang kita bicarakan. Ini bukan soal kecepatan, bukan soal siapa yang pertama, karena kalau anda lebih cepat dari yang lain.

Andalah yang mengubah limit anda sendiri atau anda membeli atau menjual ketika pasar bergerak, dan anda akan selalu berada di bagian teratas dari buku serta mempunyai peluang melakukan perdagangan dan membuat likuiditas dengan demikian membuat penawaran harga beli dan harga jual dan rabat terkait.

Jadi ya, ada banyak kendala kapasitas, topik yang kita bicarakan ketika terjadi guncangan pasar di bulan Agustus 2007, dan gejolak analis kuantitatif. Di mana orang orang memperdagangkan berbagai strategi berbasis fakta, dan semua orang menyadari bahwa kita semua memperdagangkan strategi yang sama persis di sini (setidaknya pada hari itu semua orang berkorelasi).

Kesimpulan, Seberapa Menguntungkan Trading Frekuensi Tinggi ?

Peter van Kleef, CEO Lakeview Arbitrage, menyimpulkan bahwa strategi trading frekuensi tinggi yang paling menguntungkan secara garis besar adalah strategi yang tidak terpublikasikan dan terjadi ketika seseorang melakukan segala sesuatu cara berbeda dibandingkan dengan orang lain.

Menarik kesimpulan diatas, keuntungan yang didapat dari trading frekuensi tinggi adalah ketika seseorang melakukan segala sesuatu dengan cara yang berbeda yang dilakukan oleh orang lain.

Itulah kesimpulan yang dapat saya tarik. Jika ada pengunjung yang mempunyai kritik atau saran silahkan berkomentar dibawah ini. kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk pengembangan artikel ini.

Terima kasih wassalamualaikum wr. wb. Ditunggu artikel lanjutannya dari saya tentang trading frekuensi tinggi.

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com