Web portal pendidikan – Puisi kali ini berjudul Wadah pengharapan, yang dikirimkan oleh salah satu peserta dalam ajang lomba puisi nasional bersama belapendidikan.com. Untuk lebih lengkapnya dapat kita lihat sebagai berikut.

Puisi : Wadah Pengharapan

Ketika raja siang mulai memancarkan cahaya ilahinya
Menggantikan rembulan sendu yang telah kembali ke peraduan
Saat itu semuanya ku mulai

Di sini di tempat ini
Semuanya akan ku mulai
Langkah demi langkah ku telusuri
Berharap mendapatkan sebuah bintang dari seorang penerang dalam gulita

Deretan kursi tua yang terjejer rapi di dalamnya
Hingga meja-meja usang dengan ribuan coretan tangan yang menghiasinya
Bahkan papan tulis putih yang telah tergoresi tinta hitam
Akan menjadi saksi bisu dalam permulaan ku ini

Engkau adalah wadah pengharapan
Bagi jutaan benih-benih harapan bangsa
Dari tempat engkau ini lah
Aku mendapatkan satu demi satu hal yang harus ku mengerti
Yakni…
Sebuah ilmu

Di tempat ini lah
Akan ku gantung jutaan impian-impian ku ini
Impian yang tak pernah padam
Bak lautan api
Yang sedang berkobar

Bila nanti saat nya tiba
Dari tempat ini lah
Ku raih semua impian-impian ku itu
Bak bintang yang tergantung pada langit-langit malam
Dan yang tak pernah lekang oleh waktu

Kadang ada kala dimana letih itu datang
Hingga kaki begitu berat untuk melangkah
Sungguh akal terasa menghalangi
Meski akar yang kurasakan terasa pahit

Namun…
Aku meyakini
Aku akan mencicipi buah yang manis
Jika waktu yang kutunggu
Telah tiba

Sekarang…
Di tempat mu ini
Aku tengah membuat senjata
Dan mengumpulkan kekuatan
Untuk menggoncangkan
Dunia…

Informasi Penulis :
Nama Lengkap : Viona Kihan Chepi Pratami
Asal : Provinsi Bengkulu
Kelahiran : 24 Mei 2001
Pendidikan Saat ini : SMA Kelas 11 di SMAN 4 Kota Bengkulu

Puisi ini di tulis oleh Viona Kihan Chepi Pratami kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com