Jurnaliscun.com – Pada kali ini saya akan membahas sebuah postingan yang berjudul “Politik SDM ( Sumber Daya Manusia). Politik SDM adalah garis besar yang meliputi tujuan (objectives), strategi, dan kebijaksanaan pengelolaan SDM sedemikian rupa sehingga tercapai keselarasan keseimbangan keserasian dan kesinambungan antara kepentingan organisasi dengan kepentingan SDM, dan antar kepentingan kelompok-kelompok SDM itu sendiri.
Artikel dapat anda miliki disini Politik SDM (Sumber Daya Manusia)

Ia merupakan sistem politik (keputusan politik) yang merupakan produk legislatif pada level nasional atau daerah, dan kebijaksanaan (policy) SDM yang ditetapkan oleh eksekutif suatu lembaga tentang SDM (Sumber Daya Manusia).

Dimensi Dimensi Politik SDM

Politik SDM
Politik SDM itu adalah

Politik SDM mempunyai beberapa dimensi. Di Indonesia, dimensi-dimensinya sedikit banyak menyentuh daerah S (uku) A (gama), A (ntargolongan). Mengingat sensitifnya, daerah itu terkesan dimistifkasikan. Untuk jangka waktu lama, mistifikasi itu berbahaya. Isu SARA itu di lingkungan akademik sebaiknya dipelajari secara terbuka.

Evitan dan kawan kawannya membahas hal itu di dalam “Human Resources and Labor Markets” (1976), khususnya Bagian Empat tentang Minority Income and Employment, untuk masyarakat Amerika. Isu yang dibahas di sana antara lain teori ekonomi diskriminasi rasial, lapangan kerja dan tingkat pendapatan penduduk Negro, penduduk keturunan Spanyol-Amerika, dan penduduk asli Indian. Politik SDM di sana dituangkan di dalam The Civil Rights Act (1964) yang pada dasarnya menghapuskan diskriminasi lapangan kerja.

Charles Hampden-Turner dalam Bab 4 “Corporate Culture” (1994,78) tentang Malaysia On The March: A Chinese Style Of Management? mengungkapkan sekitar 31% penduduk Malaysia adalah China. Mereka menguasai 60% kekayaan Malaysia dan mendominasi jaringan bisnis internasional. Di Perusahaan perusahaan raksasa seperti Intel dan Motorola terdapat CEO atau managing director Cina. Kendatipun demikian, kondisi sekitar 60% penduduk Malaysia etnik Melayu jauh, jauh lebih baik ketimbang nasib 95% penduduk Indonesia asli (pribumi) dibandingkan dengan 3 a 4% keturunan Cina. Oleh Hampden-Turner, bangsa Malaysia disebut sebagai The Learning Race. Hasilnya tidak tanggung tanggung: “Skills climb faster than wages,” so the “multinational companies stay.”

Dari pernyataan tersebut dapat ditarik sebuah hipotesis bahwa kinerja ekonomi Malaysia ditentukan oleh faktor politik, dalam hal ini politik SDM-nya, yaitu politik yang menciptakan iklim politik sedemikian rupa sehingga bangsa Melayu beroleh kesematan dan daya yang luas bersama sama dengan etnik Cina menjadi Learning Races.

Politik SDM Komparatif

Inggris Raya. Kerajaan Inggris di jadikan contoh mewakili negara maju dan masyarakat kapitalistik. Pertumbuhan angkatan kerja (working population, 0,2%) lebih rendah ketimbang pertumbuhan penduduk, yaitu 0,7% selama periode 1967-1981.
Hal ini dilatarbelakangi oleh :

  1. Jumlah perempuan yang tidak menikah, berkurang: kebanyakan menikah pada usia muda
  2. Jumlah penduduk yang melanjutkan sekolah di atas usia 15 tahun, bertambah
  3. Pekerja pensiun lebih awal
  4. Melalui migrasi, penduduk diharapkan berkurang
Masalah masalah ketenagakerjaan yang diharapkan oleh kerajaan Inggris antara lain :
  1. Meningkatnya angka pengangguran dari 3% sampai tahun 60an tetapi meningkat menjadi 3,6% sepuluh tahun kemudian.
  2. Tingkat pengangguran internal yang pincang. Ketika pada tingkat nasional 2,3% di London dan wilayah tenggara 1,6% sementara di wilayah utara (Irlandia) 4.5%, Wales 3,9% dan Skotlandia 3,7%.
  3. Di Inggris Raya, perjanjian kolektif sejak lama dianggap sebagai urusan privat, tidak didukunng, dihalangi, atau dikontrol oleh Undang-undang. Fihak fihak yang terlibat diharapkan menyelesaikan masalah masalah berdasarkan kesepakatan terhormat tanpa di intervensi oleh pemerintah. Kalaupun ada, dilakukan atas permintaan pihak pihak yang bertikai.
Tetapi tidak selamanya demikian. Pada tahun 1968 terjadi pemogokan besar besaran buruh dok pelabuhan yang nyaris melumpuhkan perekonomian Inggris dan menyebabkan devaluasi pound sterling 17%. Pada tahun 1974 giliran buruh tambang, yang menyebabkan jatuhnya Kabinet Partai Konservatif dan naiknya Partai Buruh. Kekuatan serikat pekerja semakin besar.
Untuk mengaasi gejolak di atas, pemerintah Inggris mengambil langkah langkah politik dan administratif sebagai berikut.
  • Memperluas lapangan kerja di daerah daerah industri.
  • Pelatihan industrial dan bimbingan kerja guna mengatasi rendahnya keterampilan pekerja. Pada tahun 1955 misalnya, pengangguran sama dengan 80% lowongan kerja yang tersedia dan tidak dapat diisi oleh pengangguran.
  • Pembentukan dinas tenaga kerja (public employment service) yang disebarkan ke seluruh negeri.
Politik SDM di Indonesia
 
Masalah dan tantangan SDM makro di Indonesia, yang merupakan bagian integral masalah geografi dan kependudukan, relatif sama, dengan negara berkembang lainnya. Isu politik ketenagakerjaan bekerja pada dimensi dimensi :
  1. Antar bangsa dan suku bangsa (termasuk isu tentang pri dengan non pri ).
  2. Antar kawasan (kawasan timur dengan barat) dan antar daerah.
  3. Antar kelompok kepentingan atau golongan.
  4. Antar sektor ( sektor tradisional dan informal dengan sektor moderen ).
  5. Antar perkotaan dengan pedesaan (informasi kerja, kesempatan kerja).
Isu isu tersebut dijadikan masukan bagi pengambilan keputusan politik membentuk departemen yang khusus mengurus politik dan manajemen SDM makro, sekarang Departemen Tenaga Kerja. Sebagai instrumen ditetapkan ketentuan perundang undangan., terakhir Undang Undang Ketenagakerjaan (UUK). RUU tersebut disahkan DPR tanggal 11 September 1997 menjadi undang undang.
Terima kasih sudah membaca artikel tentang “Politik SDM (Sumber Daya Manusia)”
  • Dimensi Dimensi Politik SDM
  • Politik SDM Komparatif
  • Politik SDM di Indonesia
Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com