Web Portal Pendidikan – Selamat pagi sob, kali ini kita akan bahas perkembangbiakan tumbuhan atau tanaman. kenapa kita harus mengetahui perkembangbiakan nya ? nah disinilah kalian harus menyadari pentingnya mengetahui apa yang ada disekitar kita, seperti tumbuhan misalnya.

Perkembangbiakan Pada Tumbuhan

Tumbuhan berkembang biak secara generatif dan vegetatif. Apa sih penjelasan dari generatif dan vegetatif ? Berikut akan kami ulas penjelasannya satu satu.

a. Perkembangbiakan Tumbuhan secara Generatif

Perkembangbiakan tumbuhan secara generatif didahului dengan penyerbukan dan pembuahan. Penyerbukan adalah peristiwa serbuk sari bertemu dengan kepala putik. Pembuahan adalah peristiwa peleburan sel telur dan sperma.

Sekuntum bunga memiliki benang sari, putik, kelopak, mahkota, dan tangkai bunga. Benang sari sebagai alat kelamin jantan, terdiri atas tangkai sari dan kepala sari (didalamnya terdapat serbuk sari).

Putik sebagai alat kelamin betina terdiri atas kepala putik, tangkai putik dan bakal buah. Di dalam bakal buah terdapat bakal biji yang memiliki dua inti, yaitu sel telur (ovum) dan calon lembaga.

Pembuahan pada tumbuhan diawali dengan jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. Pembuahan menghasilkan zigot yang berkembang menjadi embrio di dalam bakal biji. Bakal biji berkembang menjadi biji. Jika biji jatuh pada tempat yang sesuai, maka tumbuh individu baru.

Baca : Sumber daya alam yang dapat diperbarui

Pada proses penyerbukan, serbuk sari dapat sampai ke kepala putik dengan berbagai cara. Ada melalui bantuan angin (contohnya pada tanaman padi dan rumput), hewan (contohnya pada bunga matahari dan aster), manusia (contohnya pada tumbuhan anggrek, vanili, dan salak).

Ada empat macam penyerbukan pada tumbuhan yaitu:

  1. Penyerbukan sendiri, jika serbuk sari jatuh ke putik bunga itu sendiri.
  2. Penyerbukan serumah, jika serbuk sari jatuh ke putik bunga lain, tetapi masih dalam satu pohon.
  3. Penyerbukan silang, jika serbuk sari jatuh pada bunga lain yang berbeda pohon, tetapi jenis tumbuhannya sama.
  4. Penyerbukan bastar, jika serbuk sari jatuh ke bunga lain dan pohon lain sejenis, tetapi varietasnya berbeda seperti mangga golek dengan mangga arumanis.

b. Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif

Vegetatif alami, yaitu perkembangbiakan tanpa campur tangan manusia atau yang terjadi dengan sendirinya melalui organ organ berikut.

  • Rizoma (akar tinggal), contohnya pada lengkuas dan jahe. Rizoma adalah batang yang tertanam dan tumbuh di dalam tanah.
  • Umbu batang, contohnya pada tanaman kentang dan ubi jalar. Umbi batang adalah batang yang tumbuh ke dalam anah dan menggembung membentuk umbi.
  • Umbi lapis, contohnya pada tanaman bawang merah dan bunga bakung. Umbi lapis adalah pelepah daun yang berlapis lapis dan menggembung seperti batang dan di dalamnya tumbuh tunas.
  • Spora, contohnya pada tumbuhan paku. Spora dibentuk dan disimpan di dalam kota spora yang disebut sporangium.
  • Geragih (stolon), contohnya pada tanaman arbei, semanggi, stroberi dan rumput teki. Geragih adalah batang yang tumbuh menjalar baik di atas atau di bawah permukaan tanah.
  • Tunas, contohnya pada tanaman pisang dan bambu.

Vegetatif buatan, yaitu perkembangbiakan yang melibatkan campur tangan manusia. sebagai berikut.

  • Cangkok, yaitu membuat dahan atau cabang menjadi berakar untuk ditanam. Tumbuhan yang biasa di cangkok adalah tumbuhan berkayu, berkambium, dan berkeping dua.
  • Setek, yaitu meggunakan potongan bagian tumbuhan. Contohnya pada singkong, bunga mawar dan bunga sepatu.
  • Menempel, yaitu menempelkan sepotong kulit pohon bermata tunas ke kulit pohon tanaman lain.
  • Menyambung, yaitu menggabungkan bagian atas suatu tanaman dengan bagian batang bawah tanaman lain.
  • Merunduk, yaitu menyentuhkan batang ke tanah dan menimbunnya sehingga tumbuh akar. Contohnya pada melati, alamanda, dan mawar pagar.
  • Kultur jaringan, dilakukan dengan mengambil jaringan tunas atau daun dan dikembangbiakan melalui media khusus. Kultur jaringan dapat mengembangbiakkan tumbuhan dengan cepat dan dalam jumlah banyak. Contohnya pada anggrek dan sawit.

Kesimpulan yang dapat kita ambil dalam artikel ini adalah

Setiap makhluk hidup khususnya tumbuhan memiliki bentuk dan keadaan tubuh sesuai dengan habitatnya. Kesesuaian bentuk dan keadaan itu merupakan ciri yang membedakan perkembangbiakan tumbuhan satu dengan tumbuhan lainnya.

Itulah penjelasan dari artikel perkembangbiakan tumbuhan. Lebih dan kurang mohon dimaafkan. Jika anda ada tambahan ataupun sanggahan sekiranya anda bersedia untuk mengisi kolom komentar dibawah ini.

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com