Web portal pendidikan – Halo sahabat intelektual, pada kesempatan yang bahagia ini portal pendidikan akan memberikan materi mengenai perbedaan skimming dan scanning. Berikut ulasannya dapat saya bagikan dibawah ini.

Perbedaan Skimming Dan Scanning

perbedaan skimming dan scanning
perbedaan skimming dan scanning

Halo sahabat intelektual, dimanapun kamu berada semoga sehat selalu ya! Author mau berpantun ria dulu nih, dibaca ya.

Kayu mahoni kayu jati
Sama-sama bergerigi
Betapa gembiranya hati

Bisa bertemu kamu lagi

Gimana pantunnya ? Cakep bukan hehe.

Baiklah tanpa memperpanjang basa-basi, kali ini author akan berbagi materi mengenai perbedaan skimming dan scanning.

Pernah tidak kamu waktu sekolah dulu dikasih tugas merangkum sebuah buku ? Apalagi dalam satu buku memiliki banyak bab dan halaman. Pusing ? Bingung ? Geregetan banget pasti, belum lagi deadline yang diberikan hanya satu minggu. Tepar jari kamu deh jadinya.

Ternyata ada tekniknya agar kita cepat merangkum keseluruhan inti buku. Caranya adalah dengan membaca. Yaiyalah min dibaca, masa mau dipelototin doang. Begini maksud saya, teknik merangkum cepat dengan membaca ada tekniknya yaitu dengan teknik skimming dan scanning. Sebelumnya mari kita pahami dulu pengertian dan manfaat membaca.

Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan arti dari membaca yaitu melihat serta memahami sebuah konten (isi) dari apa yang tertulis baik dilisankan atau hanya dibaca di dalam hati. Membaca penting dalam kehidupan kita sehari-hari, sebab membaca tidak terbatas untuk menggali informasi saja, tetapi bisa menjadi alat untuk memperluas cakrawala pengetahuan tentang banyak hal.

Menurut Fajar Rachmawati (2008), membaca merupakan sebuah kegiatan yang santai dan sederhana karena membaca akan banyak memberikan manfaat. Menurutnya ada lima manfaat tersebut, yaitu :

  1. Meningkatkan porsi intelektual yang kita miliki.
  2. Mendapatkan berbagai tambahan pengetahuan hidup.
  3. Menjadikan seseorang memiliki point of view dan pola pikir yang luas.
  4. Memperkaya perbendaharaan kesusastraan.
  5. Mengetahui berbagai fenomena ataupun peristiwa yang terjadi di seluruh penjuru dunia.

Namun, kita tidak mungkin membaca keseluruhan sesuatu dengan membacanya perkata. Bisa saja hal tersebut dilakukan, sayangnya kita akan lambat dalam menjangkau informasi lebih luas.

Pernah tidak kamu ditugaskan untuk mencari referensi berupa jurnal ? Akan ada banyak jurnal yang terpublikasi di internet, tidak mungkin kita membacanya secara detail kata perkata sedangkan waktu yang dimiliki terbatas.

Sama halnya ketika ingin merangkum satu buku yang ditugaskan oleh pak atau bu guru kita, teknik skimming dan scanning haruslah dilakukan demi menghemat waktu yang dimiliki.

Lalu, apa itu skimming dan scanning ? Mari kita bahas satu-satu ya hehe.

Definisi Skimming

Dalam bahasa Indonesia, skimming memiliki artian sekilas. Maka, membaca skimming adalah membaca sekilas. Cara ini memungkinkan kita untuk membaca suatu hal dengan cepat yang artinya kita tidak membaca buku kata perkata.

Sehingga dengan skimming kita bisa melompat dari satu bagian ke bagian lainnya untuk mengambil pokok utama dari apa yang kita baca.

Dalam membaca skimming, biasanya kita akan menemukan kalimat-kalimat yang agak tidak penting seperti basa-basi pengantar, contoh cerita, potongan kasus, dan bagian-bagian yang kurang penting lainnya. Ketika bertemu dengan bagian tersebut kita bisa melompatinya saja. Intinya skimming ini adalah teknik membaca yang tidak mendetail membaca keseluruhan tulisan.

Baca juga : Kata dasar dan kata berimbuhan

Tips untuk kamu yang diberikan tugas merangkum sebuah buku, ada baiknya membaca cepat dengan skimming dilakukan dengan menandai poin pentingnya terlebih dahulu. Kemudian, baru tulis rangkuman ketika selesai skimming.

Skimming bisa dikatakan manjur ketika teman-teman memperoleh dan memahami ide utama dari informasi dengan benar dan jelas.

Bagaimana cara melakukan skimming ?

Ada beberapa langkah berikut ini yang bisa sobat lakukan, yaitu :

  1. Baca terlebih dahulu judul dan sub judul dari sebuah buku agar kamu dapat mengetahui ide atau gagasan utama yang ingin dibahas.
  2. Karena skimming adalah sekilas. Membaca skimming yang artinya membaca sekilas. Maka, langkah kedua sobat perlu menahan diri untuk membaca isi buku secara keseluruhan kata perkata.
  3. Perhatikan kalimat awal dan akhir dari sebuh paragraf.
  4. Biasanya paragraf akhir merupakan kesimpulan. Sobat bisa baca itu.
  5. Ada kalanya ilustrasi berupa gambar menjelaskan keseluruhan paragraf. Nah untuk memudahkan proses skimming sobat perlu memperhatikan ilustrasi tersebut ya!
  6. Jika buku milik pribadi, tandai setiap bagian penting ketika proses berlangsung.
  7. Rangkum hasil skimming dan baca ulang. Selesai deh.

Sekian untuk pembahasan skimming, semoga mengerti ya sob.

Definisi Scanning

Ketika skimming adalah membaca sekilas, maka scanning adalah mencari sesuatu dengan sepintas. Sekilas dan sepintas, skimming dan scanning, begitulah kira-kira arti sederhana dari keduanya.

Teknik membaca sepintas ini digunakan ketika hendak memperoleh informasi secara spesifik, cepat dan akurat. Biasanya scanning dilakukan pada buku yang sudah kita baca dan pahami secara keseluruhan. Namun, kita luput pada bagian-bagian detailnya.

Baca juga : Peran bahasa Indonesia dalam mengembangkan budaya

Pernah tidak kamu disuruh mengerjakan soal isian singkat ? Biasanya jawabannya merupakan istilah-istilah singkat, sedangkan kita lupa untuk detail tersebut. Maka, jawabannya adalah gunakan teknik membaca scanning. Ada bagian-bagian penting yang bisa dengan cepat untuk kamu memperoleh jawabannya.

Bagaimana cara melakukan scanning ?

Ada beberapa langkah yang bisa sobat lakukan, diantaranya :

  1. Istilah singkat biasanya akan ada pembeda tersendiri, maka kamu perlu mencari kata yang berbeda seperti dicetak tebal, miring, atau ditulis dengan gaya lainnya.
  2. Perhatikan tabel atau kotak yang biasanya merupakan kesimpulan mengenai penjelasan contoh.
  3. Perhatikan susunan angka, huruf yang ditulis berurutan biasanya itu memberikan jawaban mengenai langkah-langkah atau penjelasan ringkas. Bisa juga lihat kata konjungsi seperti langkah, selanjutnya, kemudian dan seterusnya.
  4. Kadang kala ada penulis yang menempatkan kata kunci/istilah penting pada ikhtisar dari sub bab yang dibahas ataupun bisa jadi ditaruh di batas paragraf.

Baiklah itu dia perbedaan skimming dan scanning. Semoga bermanfaat!

Artikel ditulis oleh @author dengan judul artikel perbedaan skimming dan scanning. Kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi pengembangan artikel lebih lanjut.

Kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah. Klik disini untuk kirim tulisan, atau bisa lewat email kami [email protected]