Web portal pendidikan – Hasil kiriman esai hari ini dengan judul peran mahasiswa dalam menjunjung bahasa Indonesia sebagai pusaka untuk meminimalisir hoax , disampaikan dan dikirimkan langsung melalui email [email protected]

Peran Mahasiswa Dalam Menjunjung Bahasa Indonesia Sebagai Pusaka Untuk Meminimalisir Hoax

Bahasa setiap hari selalu berkembang, sumber-sumber bahan bacaan mulai bertambah. Informasi-informasi sulit terbendung dengan kecanggihan alat dan media informasi yang semakin hari terus meningkat kecanggihannya. Informasi bukan hanya didapat melalu kabar berita dari mulut ke telinga, media cetak dan elektronik kini semakin membudaya.

Bahasa merupakan alat untuk menyampaikan apa yang terlintas di dalam hati, dengan bahasa kita dapat mengomunikasikan apa maksud dan tujuan yang hendak kita sampaikan.

Bahasa sangat penting untuk menyampaikan suatu hal, tidak terkecuali menyampaikan informasi dan berita kepada masyarakat.

Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia, yang menjadi pemersatu bangsa. Namun bahasa kini banyak yang menyalahgunakan untuk kepentingan pribadi, guna mencapai keuntungan yang maksimal.

Tidak hanya kalangan para pejabat, masyarakat luas kini menggunakan bahasa sebagai alat untuk menyebarluaskan berita melalui kecanggihan teknologi. Mulai dari bertukar pesan, mengunggah artikel, jurnal, informasi pendidikan, ataupun berita, entah itu berita fakta atau berita tidak diketaahui kebenarannya atau disebut dengan berita hoax.

Sangat sulit untuk membedakan antara berita yang benar ataupun hoax, oknum yang tidak bertanggung jawab sangat mudah menyebarkan berita hoax dan fitnah, baik untuk kepentingan pribadi ataupun sekedar untuk menjatuhkan orang lain.

Perkembangan modernitas teknologi kini semakin mudah mengakses sumber-sumber informasi dengan sekali klik. Kita sebagai masyarakat sekaligus pengguna media sosial harus jeli dan peka terhadap sumber berita dan informasi yang kita dapat, jangan langsung percaya.

Banyak korban yang terkena dampak berita hoax, bahkan hingga mengeluarkan uang yang banyak. Misalnya kuis-kuis yang terpajang di internet, banyak hadiah menarik yang akan didapatkan. Dan ketika kita menang, untuk membayar administrasi, dan kenyataannya hadiahnya tidak kunjung datang. Iklan-iklan yang menggiurkan.

Dan yang paling banyak informasi hoax saat ini di kalangan pelajar dan mahasiswa yaitu  event-event menulis, misalnya lomba menulis puisi, cerpen, novel, esai, artikel, dengan label perusahaan atau instansi lain, hanya untuk mendapatkan keuntungan sendiri.

Bagaimana  kita harus  memilih dan mencari kebenarannya dengan mencari sumber informasi yang benar-benar terpercaya. Kita bisa mencari alamat informasi terkait dan mencari instansi dan menanyakannya secara langsung.

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com