Jurnaliscun.com – Halo sobat jurnaliscun, kali ini saya akan membagikan ilmu mengenai birokrasi, seperti judul diatas saya akan menjelaskan pengertian birokrasi serta penjelasan dari pakar pakarnya.

Birokrasi berasal dari kata bureaucracy diartikan sebagai suatu organisasi yang memiliki rantai komando dengan bentuk pyramida, dimana banyak orang berada di tingkat bawah daripada ditingkat atas. Birokrasi memiliki asal kata Bureau digunakan pada awal abad ke 18 di Eropa Barat bukan hanya untuk menunjuk pada meja tulis saja, akan tetapi lebih pada kantor.

birokrasi1
Download Birokrasiku


Birokrasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem pemerintahan yang dijalankan oleh pegawai pemerintah karena telah berpegang pada hierarki dan jenjang sosial.
Cara bekerja atau susunan yang lambat, serta menurut aturan ( adat dan sebagainya ) yang banyak liku liku.

Ciri Ciri Birokrasi 

  • Pegawai Negeri ditentukan, tidak dipilih berdasarkan kualifikasi teknik yang ditunjukan dengan ijazah ataupun ujian.
  • Setiap Pejabat mempunyai wilayah kompetensinya sendiri.
  • Pegawai Negeri menerima gaji tetap sesuai dengan kedudukan dan pangkatnya.
  • Jabatan Administratif yang terorganisasi dan tersusun secara sistematis.
  • Para Pejabat sebagai subjek untuk mengontrol kedisiplinan.
  • Promosi berdasarkan pada pertimbangan kemampuan yang melebihi rata ratanya
Berbicara soal Birokrasi tidak lepas dari konsep yang digagas dari Max Webber, dalam karya nya “The Teory Of Economy And Social Organization. Model ini sering diadopsi dari berbagai rujukan birokrasi berbagai negara termasuk di Indonesia. walaupun dalam penerapanya tidak sepenuhnya bisa.
Weber membangun konsep Birokrasi berdasar teori sistem kewarganegaraan yang dikembangkan nya, ada 3 jenis perkembangan yang berbeda.
  • Kewenangan Tradisional
    mendasar legitimasi kewenangan pada tradisi yang diwariskan antar generasi.
  • Kewenangan Kharismatik
    mempunyai legitimasi kewenangan dari kualitas pribadi yang bersifat supranatural dan tinggi.
  • Kewenangan Legal Nasional
    mempunyai legitimasi kewenangan yang bersumber pada aturan perundang undangan.
Dalam analisis Weber, organisasi “tipe ideal” yang dapat menjamin efisiensi yang tinggi harus mendasarkan pada otoritas legal rasional
Dalam pandangan Weber, Birokrasi berparadikma netral dan bebas nilai. tidak adanya unsur subyektif dalam pelaksanaan birokrasi karena sifatnya impersonalitas.
Berbeda dengan konsep Birokrasi yang digagas oleh Hegel dan Karl Marx. Keduanya mengartikan Birokrasi sebagai instrumen untuk melakukan pembebasan dan transformasi sosial.
Hegel berpendapat Birokrasi adalah medium yang dapat dipergunakan untuk menghubungkan kepentingan kepentingan partikular dengan kepentingan kepentingan uum (General).
Sementara Karl Marx berpendapat bahwa Birokrasi merupakan instrumen yang dipergunakan oleh kelas yang dominan untuk melaksanakan kekuasaan atas kelas kelas sosial lainnya.
Birokrasi dalam hal ini mempunyai 3 arti yaitu :
  1. Sebagai tipe organisasi yang khas
  2. Sebagai suatu tatanan jiwa dan alat kerja pada organ negara untuk mencapai tujuan
  3. Sebagai suatu sistem

Kelemahan Birokrasi Indonesia

Salah satu contoh pelemahan Birokrasi adalah dalam pelaksanaan aturan yang tampak pada penerapan standar nasional indonesia pada sektor industri yang dinilai mandul, dalam hal ini dinilai karena membuat standarisasi yang mengatur ketebalan minimal, padahal distorsasi pasar dalam negeri terus terjadi akibat adanya penanganan impor produk yang ilegal serta meluasnya produk yang tidak berstandar nasional. Jika hal ini terus terjadi maka standar indonesia yang dibuat otomatis tidak ada guna nya lagi, karena sering terjadinya distorsi pasar yang tidak dapat ditekan.

Sekian dari Penjelasan nya , artikel tersebut dapat sobat download disini

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com