Web portal pendidikan – Selamat pagi sob, kali ini admin akan membuat suatu postingan yang berkaitan dengan asuransi. Tema kali ini yaitu penjelasan dan pengertian asuransi. Untuk lebih lengkapnya dapat kamu simak dalam artikel berikut ini.

A. Pengertian Asuransi

Asuransi adalah sarana untuk mengalihkan risiko yang mungkin terjadi di kemudian hari. Kitab Undang Undang Hukum Dagang (selanjutnya disebut KUHD) yang berlaku di Indonesia sejak tanggal 1 Mei 1848 memberi definisi asuransi dalam Pasal 246 dengan bunyi :

Asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian, dengan mana seseorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diterapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa tertentu.”

Apabila dilihat dari pengertian asuransi diatas, rumusan umum mengenai asuransi yang terdapat dalam Pasal 246 tersebut lebih menitikberatkan kepada asuransi kerugian. Bagaimana penitikberatkan terhadap asuransi kerugian terlihat dari kata kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, lebih menonjol kepada sesuatu yang dapat dinilai dengan uang.

Seharusnya definisi atau pengertian yang diberikan KUHD berlaku umum untuk semua golongan jenis asuransi. Hal itu mengingat sifat dan fungsi definisi itu sendiri. Demikian pula rumusan tersebut terletak dalam Pasal 9 dari KUHD tentang asuransi atau pertanggungan seumumnya (van assirantie of verkering in het algemene).

Dengan demikian, Pasal 246 mengenai pengertian asuransi tidak dapat memberi gambaran umum mengenai semua jenis asuransi dalam pengertiannya sehingga kurang dapat memenuhi perkembangan zaman.

Undang Undang Asuransi

Terbitnya Undang Undang No. 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian memberi babak baru dalam pengaturan hukum mengenai asuransi. Menurut Undang Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian, pengertian asuransi atau pertanggungan adalah:

Perjanjian dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan di derita oleh tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, karena itu seseorang yang diasuransikan.”

Berdasarkan ketentuan perundangan di atas, asuransi adalah suatu perjanjian antara penanggung, yang dengan imbalan pembayaran suatu premi yang telah disepakati, berjanji untuk memberikan suatu pengganntian atau manfaat kepada tertanggung pada satu pihak dan tertanggung atau pihak yang ditunjuk sebagai pihak lain.

Menurut Undang Undang Usaha Perasuransian, objek asuransi adalah benda dan jasa, jiwa dan raga, kesehatan manusia, tanggung jawab hukum, serta semua kepentingan lainnya yang dapat hilang/rusak, rugi dan berkurang nilainya.

Jangkauan jaminan asuransi dalam definisi ini adalah lebih luas dibandingkan dengan pengertian asuransi dalam Pasal 246 KUHD.

Meskipun demikian, keberadaan jenis asuransi syariah tidak memiliki konsep pengalihan risiko, tetapi konsep gotong royong (taawun, Mutual Protection) dan produk produk asuransi unit linked yang dikeluarkan perusahaan asuransi jiwa membuat definisi umum dalam Undang Undang No. 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian sudah tidak sepenuhnya tepat dan relevan.

Berdasarkan hal tersebut, maka akan lebih tepat apabila pengertian asuransi disesuaikan dengan konteks penggunaan masing masing, yakni mulai dengan pengertian masing masing, atas asuransi sebagai sebuah perjanjian dan asuransi sebagai sebuah bisnis.

Adanya unsur risiko yang tidak beralih kepada penanggung jenis asuransi jiwa khususnya yang mengandung elemen investasi tertentu agar diberikan tambahan definisi khusus terkait dengan lingkup pertanggungan yang berbeda tersebut.

Kesimpulan Terkait Asuransi

Terkait dengan asuransi syariah juga semestinya memiiki definisi sendiri. Upaya membuat definisi tunggal bukan tidak mungkin tetapi tidak akan mudah dan dapat terus berubah seiring dengan perkembangan jenis dan lingkup pertanggungan yang disediakan karena dinamisnya kehidupan manusia dari waktu ke waktu.

Itulah penjelasan lengkap tentang pengertian asuransi. Kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan yang sebesar besarnya dari pengunjung setia belapendidikan.com . Masukan yang baik sangat membantu kami dalam meningkatkan artikel ini lebih baik lagi.

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com