Penghitungan Awal Bulan Qamariyah

oleh -800 views
penghitungan awal bulan qamariyah
penghitungan awal bulan qamariyah

Kesimpulan Penghitungan Awal Bulan Qamariyah 


29 Sya’ban 1438 H / Jum’at Legi, 25 Mei 2017 M.

Ijtima’ (Konjungsi) terjadi padaJum’at Legi, 25 Mei 2017 Dini HariJam : 03. 12.17,86 WIB
Matahari terbenam jam :  17. 37. 31,13 WIB
Azimuth Matahari saat terbenam79¤ 59′ 29,94″ ( U – B )
Sudut Waktu Matahari saat Terbenam88¤ 34′ 51, 06″
Sudut Waktu Bulan  93¤ 03′ 51,78″
Tinggi Hilal Hakiki  01¤ 23′ 10,43″
Tinggi Hilal Mar’i 17¤ 38′ 53, 07″
Lama Hilal di atas Ufuk01j 10m 35,58d
Azimuth Bulan15¤ 17′ 39,43″ (U-B)
Azimuth Matahari 79¤ 59′ 29,94″ (U-B)
Posisi Hilal60¤ 41′ 50,51″
Luas Cahaya Hilal 0,0079080807222 (Jari/Usbu’)
Lebar Cahaya Hilal 61,87390222222 (jari-jari)
Kemiringan Hilal 3¤ 26′ 21, 55″ (miring ke Utara)
Hilal terbenam18. 48. 6,71 WIB

Dengan mengacu pada kriteria visibilitas Hilal di Indonesia yakni ;

1. Umur Hilal minimal harus 8 jam

2. Jarak sudut Waktu Bulan dan Matahari minimal 6¤ 4′

3. Beda tinggi Bulan dan Matahari minimal harus 4¤

4. Ketinggian Hilal minimal harus 3¤

Maka untuk menentukan awal Ramadhan 1438 H harus menunggu hasil Rukyat.

Demikian Artikel Penghitungan Awal Bulan Qamariyah yang dihadirkan kepada Anda. Semoga bermanfaat.

Kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah. Klik disini untuk kirim tulisan, atau bisa lewat email kami redaksi@belapendidikan.com

Tentang Penulis: Ahmad Andrian F

Gambar Gravatar
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com