Web portal pendidikan – Esai kali ini berjudul Pendidikan untuk meraih kesuksesan, yang dikirimkan oleh salah satu peserta dalam ajang lomba esai nasional bersama belapendidikan.com. Untuk lebih lengkapnya dapat kita lihat sebagai berikut.

Pendidikan Untuk Meraih Kesuksesan

Setiap warga negara berhak memiliki pendidikan setinggi ungkin, namun kadang kala pendidikan di negara kita masih kalah jauh dengan negara-negara tetangga seperti se ASEAN.

Menurut UNESCO pada tahun 2000, indeks pengembangan manusia di Indonesia menurun dari tahun ketahunnya. Di era globalisasi seperti sekarang ini harus meningkatkan pendidikan haruslah diselenggarakan agar mampu bersaing dengan negara lain.

Dengan memperbaiki pendidikan, maka sumber daya manusia di Indonesia akan jauh lebih baik. Khususnya di daerah terpencil dan jauh dari kota sebaiknya pemerintah membantu masyarakat yang sangat memeperlukan untuk mengenyam pendidikan.

Pendidikan Untuk Meraih Kesuksesan ? Bagaimana Caranya

Kita dilahirkan dari rahim seorang ibu ke dunia ini bukan sebagi seorang pemenang namun juga bukan sebagai seorang yang kalah. Tetapi kita dilahirkan dengan kemampuan untuk memilih. Sehingga berlomba-lombalah untuk memilih apa yang terbaik untuk hidup yang kita jalani.

Pendidikan pada dasarnya adalah kegiatan belajar dan mengajar yang dilakukan secara turun temurun berdasarkan perkembangan pengetahuan melalui pengajaran, pelatihan, dan penelitian.

Namun, di era globalisasi modern pembelajaran dapat dilakukan secara otodidak tanpa harus ada kegiatan mengajar. Pada umumnya sarana pendidikan terdapat beberapa tahapan mulai dari pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah, dan perguruan tinggi.

Sebagai seorang mahasiswa yang pada dasarnya adalah pelajar, usaha yang dapat dilakukan untuk meraih kesuksesan adalah dengan belajar dan berkarya. Belajar bukan hanya didapat dari pelajaran di perkuliahan atau di sekolah namun juga bisa didapat dari pergaulan sehari-hari, maupun pengalaman yang pernah didapat.

Berkarya disini memiliki arti yang sangat luas, pada hakikatnya mahasiswa dapat berkarya dengan ruang lingkup tidak lagi di dalam universitas namun dapat berkontribusi dalam kemajuan teknologi dan pengabdian kepada bangsa.

Baca Juga :

Seseorang akan sangat sulit untuk meraih kesuksesan apabila tidak menempuh beberapa tahapan melalui sarana pendidikan, walaupun di era globalisasi seseorang dapat belajar secara otodidak namun akan merasa kesulitan karena tidak mempunyai bekal dasar untuk mengejar semua yang ditargetkan, walaupun faktanya memang tidak semua orang yang berpendikan sekses dalam perjalana hidupnya, tetapi jika dilakukan perbandingan tetap jauh lebih banyak yang bisa mengenyam kesuksesan daripada orang yang tidak pernah mengenyam pendidikan, baik pendidikan formal maupun tidak formal.

Apakah Pendidikan Hanya Terpaku Pada Study di Sekolah Saja ?

Pendidikan juga tidak terpaku pada pelajaran disekolah, seperti pelajaran bahasa Indonesia maupun matematika. Namun pendidikan norma dan akhlak/akidah juga sangat penting.

Pendidikan adalah alat untuk mengembangkan diri, mental, pola pikir dan juga kualitas diri seseorang. Jika orang yang sudah dibekali ilmu saja terbukti masih ada atau bahkan banyak yang mengalami kegagalan, lalu bagaimana dengan mereka yang tidak dibekali ilmu sama sekali?

Maka mereka akan mengalami kesulitan dalam mengembangkan hal-hal yang diminatinya dengan tujuan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Meskipun pendidikan tidak menjamin 100% kesuksesan seseorang, namun pendidikan akan membekali kita kualitas diri yang lebih baik sehingga kita lebih berpeluang ntuk mendapatkan apa yang kita cita-citakan. Pendidikan merupan alat terpenting untuk merealisasikan semua impian kita.

Saat era teknologi seperti sekarang ini, banyak orang-orang yang mencari metode agar tujuan suksesnya tercapai. Contohnya, mempersiapkan pendidikan tinggi untuk melamar kerja, untuk membangun usahanya sendiri, bahkan ada pula yang hanya mengikuti trend masyarakat dalam hal gelar yang bergengsi.

Memang didalam jenjang kuliah mahasiswa dituntut dan dilatih dalam membentuk dan membangun skill sesuai keminatannya. Itulah mungkin sebabnya banyak masyarakat yang menempuh jenjang kuliah karena lebih praktis dalam membentuk skill itu tadi. Disamping itu banyak pula instansi- instansi pelatihan kerja yang terjun pula di dalam metode melatih dan membagun skill para clientnya.

Di tengah era globalisasi dan modernisasi, semakin canggihnya teknologi masih saja ada masyarakat yang kurang menghargai bagaimana pentingnya pendidikan.

Ada beberapa hal-hal yang membuat masyarakat kurang mementingkan pendidikan diantaranya :

1. Ketidaktahuan akan pentingnya pendidikan, bagi kelangsungan hidup banyak dari mereka (masyarakat pedesaan) yang berpikir “buat apa sekolah? Kalo sudah bisa mencari uang “ padahal pendidikan sangat perlu untuk menunjang karier mereka di dimasa depan nanti siapa tahu menjadi orang yang sukses.

2. Tidak memadainya sarana dan prasarana, yang menunjang kegiatan pendidikan kurangnya bahkan rusaknya sarana dan prasarana yang telah ada membuat masyarakat Indonesia semakin mals untuk berangkat ke sekolah.

3. Letak geografis yang menyulitkan untuk mengakses masyarakat di desa terpencil, letak geogrfis kerap kali menjadi kendala untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat pedesaan, mulai dari naik turun bukit, jalan yang rusak, tidak ada alat transportasi sampai adanya aliran listrk.

4. Mahalnya biaya pendidikan, biaya pendidikan di Indonesia cukup mahal, sedangkan penghasilan cuma cukup buat makan saja. Belum beli seragam, sepatu, tas, peralatan sekolah, buku, belum lagi kalo ada tugas-tugas, tiap hari perlu ongkos ke sekolah.

Esai ini ditulis oleh Neni Ermiati kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com