Jurnaliscun.com – Keanekaragaman masyarakat disebabkan dalam suatau masyarakat terdapat satu komunitas yang berbeda beda. Perbedaan perbedaan tersebut memuat perbedaan ras, etnik, sosial, agama, dan masih banyak lagi yang akan menghasilkan sebuah kebudayaan masing masing. Masyarakat dengan kebudayaan disebut juga dengan masyarakat multikultural.atau masyarakat majemuk seperti halnya Indonesia.
Bagaimana kehidupan masyarakat multikulturalisme di Indonesia ?
Untuk artikel ini anda bisa mengunduhnya disini

A. Keberagaman Budaya yang ada di Masyarakat Setempat

1. Faktor faktor penyebab keberagaman budaya

Multikulturalisme
Multikulturalisme antara umat manusia

Muncul suatu keberagaman budaya disebabkan karena di dalam suatu masyarakat terdapat satu komunitas atau kumpulan yang berbeda beda satu dengan yang lainnya. Perbedaan perbedaan tersebut meliputi perbedaan ras, suku, agama, adat istiadat, maupun budaya, dan bahasa. Pada umumnya kebudayaan dapat di klarifikasikan menjadi

  • Menurut tingkat kemajuan (primitif, berkembang, maju)
  • Letak geografis (pedalaman, pantai, pedesaan, atau perkotaan)
  • Kelompok pendukung ( suku, daerah, nasional )
  • Tingkat kualitas ( tinggi, menengah, rendah, maju )
  • Pendukung ( pedagang, petani, intelektual )
Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai keberagaman budaya. Keberagaman budaya di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor yaitu
a. Keadaan geografi wilayah Indonesia
Negara Indonesia terletak di antara dua benua yaitu Asia dan Australia dan dua samudra yaitu samudra Hindia dan Pasifik. Wilayah Indonesia terdiri atas kurang lebi 17.654 pulau besar dan kecil yang satu sama lain dipisahkan oleh laut atau selat yang bertebaran di suatu daerah ekuator sepanjang kurang lebih 3.000 mil dari timur ke barat dan lebih dari 1.000 mil dari utara ke selatan, merupakan faktor yang sangat besar pengaruhnya terhadap keanekaragaman suku bangsa di Indonesia.
b. Masuknya berbagai kebudayaan asing ke dalam kebudayaan yang sudah ada
Kebudayaan asing yang pertama kali menyebabkan terjadinya keberagaman budaya Indonesia adalah kebudayaan Hindu-Buddha dari India (400 SM (sebelum masehi) ). Akibat penyebaran ini, terjadi peleburan atau difusi dengan kebudayaan kebudayaan suku bangsa yang sudah ada. Pengaruh ini dapat dilihat pada kebudayaan yang berkembang di Pulau Jawa dan Pulau Bali. Kebudayaan asing yang memberi warna keberagaman budaya di Indonesia adalah masuknya agama islam. Agama islam mulai masuk ke masyarakat Indonesia sekitar abad ke 13. Akan tetapi, sekitar abad ke 15 penyebaran agam islam benar benar menyebar ke seluruh pelosok wilayah Indonesia. Penyebaran agama islam di wilayah Indonesia berlangsung cepat dan banyak diterima oleh masyarakat luas.
c. keterbukaan terhadap kebudayaan luar
Bangsa Indonesia adalah contoh bangsa yang terbuka. Hal ini dapat dilihat dari besarnya pengaruh asing dalam membentuk keanekaragaman masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Pengaruh asing pertama yang mewarnai sejarah kebudayaan Indonesia adalah ketika orang orang India, cina, dan Arab mendatangi wilayah Indonesia disusul kedatangan bangsa Eropa. Bangsa bangsa tersebut datang membawa kebudayaan yang berbeda beda.
2. Manfaat keberagaman budaya
Tidak semua negara mempunyai keberagaman budaya seperti halnya Indonesia. Manfaat keberagaman budaya yang di miliki bangsa Indonesia adalah
  • Dalam bidang bahasa, kebudayaan daerah dapat memperkaya perbendaharaan istilah dalam bahasa Indonesia.
  • Dalam bidang pariwisata potensi keberagaman budaya dapat dijadikan objek dan tujuan pariwisata yang dapat mendatangkan devisa negara.
  • Ide atau pemikiran yang muncur dari sumber daya manusia dimasing masing daerah dapat dijadikan acuan pembangunan nasional.
Keberagaman Beragama
Keberagaman Umat Beragama
B. Penyelesaian Masalah Akibat Adanya Keberagaman Budaya
 
1. Masalah masalah yang muncul akibat keberagaman budaya
Keberagaman budaya yang dimiliki bangsa Indonesia sangat rentan mengakibatkan berbagai masalah jika dibandingkan dengan masyarakat yang homogen. Permasalahan yang biasanya dihadapi dengan adanya keberagaman budaya adalah
a. Munculnya Konflik
Keberagaman suku dan budaya bangsa Indonesia merupakan kekayaan dan sekaligus kebanggaan yang tidak ternilai harganya. Namun, keberagaman budaya masyarakat Indonesia juga dapat menjadi potensi konflik besar yang mampu menghancurkan bangsa dan negara Republik Indonesia, melemahkan kondisi keamanan dan pertahanan. Jika hal ini terjadi maka kekuasaan asing akan masuk dengan mudah ke dalam wilayah negara yang bersangkutan baik secara militer maupun sosial ekonomi.
b. Munculnya Primordialisme
Primordial adalah ikatan keberadaan (darah dan keluarga) dan kesamaan suku bangsa, daerah, bahasa, dan adat istiadat. Sifat ikatan primordial ditandai dengan sentimen kedaerahan, kesukuan, keagamaan, dan hal hal lain yang bersifat inklusift.
c. Masalah Integrasi
Meskipun Indonesia selalu dilanda konflik yang disebabkan keberagaman budaya, harus diakui kalau bangsa Indonesia selalu mampu mengatasinya sehingga persatuan dan kesatuan tetap terjaga. Hal ini didukung oleh
1. Terdapat dua kerajaan yang mampu mempersatukan negara negara kecil yang sebelumnya saling bersaing yang terdapat di dalam wilayah negara Republik Indonesia, yaitu kerajaan Majapahit pada abad ke 7 dan ke 9 Masehi. Yang berpusat di Jawa Timur, serta Kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Sumatera Selatan.
2. Adanya perasaan senasib sependeritaan di kalangan seluruh bangsa Indonesia atas penjajahan selama tiga setengah abad
3. Lahirnya kesepakatan diantara pemuda Indonesia pada tahun 1928 yang menolak adanya penonjolan kesukubangsaan, yang kemudian dikenal dengan nama Sumpah Pemuda yang melahirkan tekad untuk berbangsa dan bernegara satu bangsa Indonesia.
2. Pentingnya Integrasi Nasional
Integrasi nasional berasal dari dua kata yaitu integrasi dan nasional. Kata Integrasi berasal dari bahasa Inggris, yaitu integrate yang berarti menyatu padukan, menggabungkan, mempersatukan. Sementara nasional berasal dari bahasa Inggris yaitu nation yang berarti bangsa.
Dalam Kamus Besar bahasa Indonesia, integrasi nasional mempunyai arti politis dan antropologi. Secara politis Integrasi berarti penyatuan berbagai identitas nasional. Sedangkan secara Antropologi, integrasi berarti proses penyesuaian di antara unsur unsur kebudayaan yang berbeda, sehingga mencapai suatu keselarasan.
C. Sikap Toleransi Dan Empati Sosial Terhadap Keberagaman Budaya
 
1. Menghargai budaya orang lain
 
Keberagaman budaya yang dimiliki adalah warisan dari nenek moyang. Dalam hal ini berarti keberagaman tidak terbentuk baru saja tetapi sudah berabad abad lamanya, untuk itu diperlukan sikap menghargai perbedaan perbedaan yang ada. Bentuk sikap menghargai terhadap budaya orang lain, nampak pada
  • Mengembangkan sikap tenggang rasa antar unsur sosial
    Sikap tenggang rasa diperlukan dalam rangka mewujudkan sikap untuk saling menghormati perbedaan perbedaan dan mau bekerja sama.
  • Sikap toleransi
    Sikap toleransi adalah pengakuan terhadap agama, kepercayaan, dan budaya yang dianut oleh orang lain. Berdasarkan pengakuan ini, maka seorang harus membiarkan orang lain beribadah sesuai dengan kepercayaan masing masing. Sikap toleransi muncul karena didasari oleh adanya jiwa kebangsaan yang tinggi dan mengedepankan persatuan bersama.
  • Sikap cinta terhadap budaya bangsa
    Hal ini bisa dilakukan dengan melestarikan budaya bangsa dengan cara mempelajari budaya bangsa yang bersumber dari budaya budaya daerah.
2. Menjaga Dan Melestarikan Budaya Lokal
 
Budaya budaya daerah atau lokal yang ada di Indonesia merupakan kekayaan yang tidak ternilai harganya. Sebagai masyarakat kita harus menjaga dan melestarikan budaya tersebut dengan cara
a. Program kesejahteraan, kepurbakalaan, dan permuseuman.
b. Pengembangan kesenian daerah.
Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com