Web portal pendidikan – Selamat malam sob, oh iya ada yang tau ga ini hari apa ? ini hari yang membahagiakan buat warga negara Indonesia, karna hari ini adalah hari gizi nasional. Berkaitan dengan hari gizi, ada sedikit opini tentang hari gizi nasional. Untuk lebih lengkapnya dapat kita simak dalam artikel berikut.

Hari Gizi Nasional

Bertepatan hari ini, hari kamis tanggal 25 Januari 2018: Merupakan Hari Gizi Nasional (HGN) yang ke-58.

Hari Gizi Nasional diperingati setiap tanggal 25 Januari. Dilansir dari website Departemen Kesehatan RI, penetapan tanggal ini didasarkan pada pendirian Sekolah Djuru Penerang Makanan (SPDM) pada tanggal 25 Januari 1951.

Setelah SDPM didirikan, tak lama kemudian juga turut berdiri beberapa sekolah-sekolah tentang gizi dan kesehatan seperti misalnya APN (Akademi Pendidikan Ntrisionis) tahun 1956 dimana sekolah tersebut beralih nama menjadi Akademi Gizi setelah Prof. Poerwo Soedarmo yang saat ini dikenal sebagai Bapak Gizi Nasional meminta masukan tentang nama dari ahli bahasa, Harjati Soebadio, agar mempunyai nama yang mencirikan kultur Indonesia.

Istilah gizi mulai populer sejak saat itu. Gizi sebenarnya berasal dari kata serapan bahasa arab gizzah yang mempunyai arti makanan sehat. Pada tahun 1960-an. LMR (Lembaga Makanan Rakyat) memperingati tentang dimulainya pengkaderan tenaga gizi di Indonesia serta berdirinya Sekolah Juru Penerang Makanan pada tanggal 25 Januari 1951 pada 10 tahun sebelumnya.

Hari Gizi Nasional terus diperingati hingga saat ini yang mencapai tahun ke-58. Pada tahun ini tema yang diusung adalah “Membangun Gizi Menuju Bangsa Sehat Berprestasi” dengan subtema “Mewujudkan Kemandirian Keluarga dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk Pencegahan Stunting”.

Apa Nama Slogan Untuk Hari Gizi Nasional Kali ini ?

Slogan yang digaungkan yaitu, ”Bersama Keluarga Kita Jaga 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kementerian Kesehatan telah menyelenggarakan rangkaian acara sejak tanggal 24 Januari hingga akhir bulan Januari ini dengan beberapa kegiatan.

Selain kegiatan di pusat Ibukota, di setiap daerah juga melaksanakan HGN ke-58 ini. Kegiatan-kegiatan yang diadakan seperti workshop, talkshow, senam bersama, pameran, konseling gizi, dan diakhiri dengan puncak peringatan HGN yaitu, kampanye nasional stunting.

Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1995/MENKES/SK/XII/2010 tanggal 30 Desember 2010 tentang Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak, pengertian Pendek dan Sangat Pendek adalah status gizi yang didasarkan pada indeks Panjang Badan menurut Umur (PB/U) atau Tinggi Badan menurut Umur (TB/U) yang merupakan padanan istilah stunted (pendek) dan severely.

Di Indonesia kasus stunting (pendek dan sangat pendek) pada baduta (bayi di bawah 2 tahun) masih tergolong tinggi terutama maraknya kasus campak dan kurang gizi anak-anak pada masyarakat Asmat.

Hal ini menunjukkan bahwa masih kurangnya kesadaran gizi masyarakat Indonesia. Pada stunting dampak yang lebih besar akan terjadi pada tingkat kecerdasan kognitif anak di masa depan, di mana Indonesia di masa depan ada di tangan anak-anak Indonesia saat ini. Peringatan Hari Gizi Nasional le-58 bertujun untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting dan kerjasama semua pihak pada penyelesaian masalah ini.

Dengan cara seperti itu diharapkan anak anak Indonesia tidak lagi ada yang namanya kurang gizi. Yuk, bantu orang orang disekitar kita untuk mengingatkan pentingnya kesadaran terhadap gizi.

Penulis : Ririn Diah Sartika
E-mail : [email protected]
Facebook : Ririn Diah Sartika
Instagram : @ririn.diahsartika

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com