Guru Korban Siswa
Guru Korban Siswa
Jurnaliscun.net – Selamat siang sobat jurnaliscun, semoga kalian tetap di beri kesehatan ya oleh Allah SWT. Atas berkat dan rahmatnya saya kembali hadir menyapa sobat sekalian dalam artikel kali ini dengan judul “Hancurnya Pendidikan Di Indonesia Saat ini”. Artikel yang akan saya ulas kali ini keliatan cukup menarik, karna bobroknya suatu nilai nilai yang diterapkan oleh guru kepada anak anak muridnya. Untuk lebih lanjutnya silahkan kalian simak ulasannya sebagai berikut.

Apakah Hukum Di Indonesia Sudah “BUTA” ?
Mungkin kalimat itulah yang menjadi pertanyaan untuk banyak orang, terutama orang dewasa pada umumnya. Kenapa saya bilang seperti itu ? Coba anda lihat sendiri, banyak yang sudah diberitakan bahwa guru menghukum muridnya seperti cubit, mukul, atau bahkan memarahinya bisa kena pasal perlindungan anak dan denda penjara, Nah, apakah ini sudah masuk dalam tindakan tidak baik ? Para guru itu pasti punya alasan kenapa si murid dihukum. Beberapa kalimat yang saya tangkap untuk sebagian berita yaitu “Seorang Guru Olahraga Mencubit Seorang Siswa Yang Tidak Mau Solat Duha” Apakah ini termasuk tindakan yang tidak baik ? Dimana kesalahan guru tersebut ? Disuruh solat kok ga mau. Harusnya peran orangtua juga memahami kenapa sang guru mencubit anaknya. Orang tua merupakan tolak ukur keteladanan bagi seorang anak, cerminan seorang anak. Ini malah ngebela anaknya yang jelas jelas salah.
Undang Undang yang dibuat oleh lembaga lembaga legislatif, eksekutif dan para pembantunya dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang “Perlindungan terhadap anak” Bukan ditujukan untuk melindungi seorang murid atau siswa dari hukuman yang bisa ditolerir dari guru deh, Disini harusnya ada ketegasan dari Badan Yudikatif, (Pengadilan Negeri), Hakim, dan para pembantunya untuk mentelaah dan mencermati pelanggaran pelanggaran terhadap undang undang tersebut.
JAMAN SUDAH BERBEDA, DULU DAN SEKARANG BERBANDING TERBALIK 180 DERAJAT
 
Perbedaan dan perbandingan jaman dulu (beberapa tahun silam) dengan jaman sekarang tentu berbeda, banyak faktor yang mempengaruhi perbedaan tersebut. Okelah kalo perbedaan itu ada peningkatan, tapi ini justru kebalikannya. Kebobrokan moral, pendidikan dan tindakan asusila lainnya yang tidak bisa di selesaikan lagi. Banyak media media baik internet, media elektronik dan sebagainya yang menjadi faktor mempengaruhi anak anak jaman sekarang.
Kalo dilihat kebelakang, banyak siaran siaran yang mendidik untuk anak, siaran pendidikan, moral yang baik, kedisiplinan, kesopanan dan sebagainya. Tapi sekarang siaran tersebut sudah hilang entah kemana. Banyak sinetron ga jelas (alay), acara kekanak kanakan.
Media internet memang bagus kok, baik untuk mencari informasi informasi yang tidak kita ketahui menjadi tahu, tapi perlu juga ada pengawasan dari orangtua terhadap anak. Media internet itu luas bukan hanya sisi positifnya saja yang bisa kita lihat disana, akan tetapi banyak juga sisi negative nya harus kita awasi. Misalnya seperti Video asusila, kekerasan, pemerasan, pembunuhan dan sebagainya. Jika hal ini tidak diawasi oleh orangtua, maka si anak mungkin bisa mempraktekan, mengikuti apa yang ia lihat.
Upaya dari menteri komunikasi dan informasi untuk memblokir situs situs yang terlarang sekarang tidak berguna lagi, karena banyak upaya untuk membuka blokir tersebut, satu satunya yang harus dilakukan terhadap sianak yaitu orang tuanya sendiri, baik itu memberi pengarahan dan pengawasan.
 
Perlunya Tindakan Untuk Membangkitkan Kembali Moral Anak Dan Pendidikan Yang Layak 
 
Harus ada tindakan dan upaya dari badan badan yang terkait untuk memecahkan persoalan persoalan seperti ini, jika tidak ada upaya maka bisa dikatakan Indonesia sudah masuk dalam masa “Krisis Moral.” Hilangnya martabat dan rasa hormat seorang guru, yang seharusnya guru tersebut membimbing siswa nya sekarang malah jadi senjata makan tuan bagi dirinya. Seorang siswa yang harusnya mengikuti peraturan sekolah, mengikuti kewajibannya sebagai seorang siswa dan mengakui kesalahannya, sekarang seakan akan itu semua ga ada artinya lagi. Sekarang mereka mempunyai senjata untuk melindungi dirinya dari hukuman guru. Senjata itu lah yang dijelaskan diatas “UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Terhadap Anak.
Hilang Sudah Moral Anak Dan Orang Tua
Contoh Salah Satu Kasus Yang Ada Di Negeri Ini
Kalo untuk saran saya sih, perlunya revisi kembali undang undang tersebut, saya yakin Undang Undang tersebut dibuat untuk melindungi anak anak dari tindak kekerasan, baik diruang lingkup rumah, atau lingkungan, tapi tidak untuk seorang guru yang menghukum siswa yang melakukan kesalahan.
HUKUM INDONESIA TUMPUL KEATAS RUNCING KEBAWAH
 
Itulah slogan yang dirasakan Indonesia saat ini, tidak ada keadilan yang seadil adilnya, hukum bisa dibeli, suatu pelanggaran yang berat lebih ringan hukumannya ketimbang pelanggaran yang ringan. Misalnya nih Korupsi (Maling Uang Rakyat, bisa dikatakan Ber M atau Ber T = M, Miliar , T, Triliun) yang hukumannya bisa 4 – 6 Tahun, sedangkan yang maling ayam, maling buah untuk dimakan yang hukumannya bisa sampai 8 Tahun Keatas.
Coba dipikir diantara kedua kasus tersebut mana yang merugikan banyak orang ? Coba dipikirkan, apakah hukuman tersebut sudah sebanding dengan pelanggarannya ? Bahkan dengan hukumannya yang hanya beberapa tahun bisa dibayar loh, bisa dipotong hukumannya. Ehh ada lagi nih. Dan bahkan penjaranya pun berbeda satu sama lain. VIP dan Kelas Ekonomi Hehee..
Sedikit Saran Untuk Penutup, Untuk pemimpin bangsa ini saya harap ada tindak lanjut untuk masalah di negeri ini, buatlah Indonesia menjadi negara yang ketat hukum. Jangan ada lagi namanya Uang Dibawah Tangan. Buatah hukum dinegara ini menjadi tegas se tegas tegasnya. Jangan hanya namanya aja “Hukum di Indonesia Tegas dan Mengikat”
Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penggunaan kata kata diatas, ini hanya pemikiran dari saya secara pribadi. Mohon maaf untuk lembaga lembaga terkait jika ada kesalahan dari saya dalam pengetikan. Mohon maaf sebesar besarnya untuk semua orang yang merasa dirugikan akibat artikel ini.
Terima kasih sudah membaca artikel kami yang satu ini “Hancurnya Pendidikan Di Indonesia Saat ini” Untuk menghibur kalian semua, saya ada beberapa gambar meme yang dibuat sesuai dengan kejadian yang baru baru ini terjadi.
Contoh Kasus 1
Gambar* Meme 1
Gambar Lainnya
Gambar* Meme 2
*Anak Disamping merupakan seorang siswa yang melaporkan guru olahraganya ke pihak yang berwajib (Polisi). Dikabarkan ayahnya seorang Tentara Republik Indonesia (TNI).
*2 Gambar disamping merupakan protes keras dari netizen terhadap si anak, karena diduga tidak pantas melaporkan gurunya gara gara dicubit karena alasan tidak solat dhuha.
 
JURNALISCUN TAGS
 
Moral Anak Sudah Hancur Akibat Sinetron Yang Tidak Mendidik
Kurangnya Perhatian Khusus Dari Lembaga Lembaga Terkait Soal Pendidikan Anak Di Indonesia
Hukum Indonesia Tidak Adil
Perlu Ditindak Lanjuti Contoh Kasus Yang Baru Baru ini Terjadi
Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com