web portal pendidikan – Selamat pagi sobat jurnaliscun, kembali lagi nih sama saya dalam pembahasan tentang hak hak yang didapat oleh konsumen. Pada artikel kali ini saya memberi judulnya yaitu Hak Hak Konsumen.” Adapun hak haknya dapat dijelaskan secara terperinci di artikel ini.

HAK HAK KONSUMEN

A. Pengertian Umum Tentang Hak

Dalam pengertian hukum, umumnya yang dimaksud dengan hak adalah kepentingan hukum yang dilindungi oleh hukum, sedangkan kepentingan adalah tuntutan yang diharapkan untuk dipenuhi. Kepentingan pada hakikatnya mengandung kekuasaan yang dijamin dan dilindungi oleh hukum dalam melaksanakannya.

Pada dasarnya hak bersumber dari tiga hal. Pertama, dari kodrat manusia sebagai manusia yang diciptakan oleh Allah SWT. Sebagai makhluk ciptaanya, manusia mempunyai sejumlah hak sebagai manusia dan untuk mempertahankan kemanusiaannya, misalnya hak untuk hidup, kebebasan dan sebagainya. Hak inilah yang disebut hak asasi.

Kedua, hak yang lahir dari hukum, yaitu hak hak yang diberikan oleh hukum negara kepada manusia dalam kedudukannya sebagai warga negara/warga masyarakat. Hak inilah yang disebut dengan hak hukum, hak dalam artian yuridis (juga disebut sebagai hak dalam artian sempit).

Misalnya, hak untuk memberikan suara pada pemilihan umum, hak untuk mendirikan bangunan, dan sebagainya.

Ketiga, hak yang lahir dari hubungan hukum antara seseorang dan orang lain melalui sebuah kontrak/perjanjian. Misalnya, seseorang meminjamkan mobilnya kepada orang lain, maka orang lain itu mempunyai hak pakai atas mobil tersebut.

Meskipun hak ini berasal dari hubungan kontraktual, tetap mendapat perlindungan dari hukum jika kontrak yang dibuat untuk melahirkan hak itu sah menurut hukum. Karena itu, hak ini juga masuk dalam kelompok hak hukum.

Secara tradisional dikenal dua macam pembedaan atau pengelompokan hak, yaitu hak yang dianggap melekat pada tiap tiap manusia sebagai manusia dan hak yang ada pada manusia akibat adanya peraturan, yaitu hak yang berdasarkan undang undang (disebut hak hukum).

Hak asasi tidak perlu direbut sebab ada dan selalu ada, selama ia masih manusia keberadaanya tidak bergantung pada persetujuan orang ataupun undang undang negara. Terhadap hak asasi, hukum negara hanya boleh dan bahkan wajib mengatur pemenuhannya, sedangkan untuk meniadakan atau menghapuskan hak asasi melalui hukum, tidak dibenarkan.

HAK HAK YANG DIDAPAT KONSUMEN

Hak hukum adalah hak yang bersumber, baik dari hukum maupun perjanjian itu dibedakan menjadi hak kebendaan dan hak perorangan. Hak kebendaan berkaitan dengan penguasaan langsung atas suatu benda yang dapat dipertahankan terhadap setiap orang, misalnya hak milik.

Sedangkan hak perorangan memberikan suatu tuntutan atau penagihan terhadap seseorang. Dalam hukum Romawi, keduanya disebut dengan actiones in rem untuk tuntutan kebendaan dan actiones in personam untuk tuntutan perseorangan.

Dengan pemahaman diatas maka dapat dipahami pula bahwa hak hak konsumen itu terdiri dari atas konsumen sebagai manusia (yang perlu hidup), hak konsumen sebagai subjek hukum dan warga negara, dan hak konsumen sebagai pihak pihak dalam kontrak (dalam hubungan kontrak dengan produsen pelaku usaha).

B. Beberapa Perkembangan Pemikiran Tentang Hak Hak Konsumen

Ide, gagasan, atau keinginan untuk memberikan perlindungan kepada konsumen berkembang dari kasus kasus yang timbul di masyarakat, terutama yang diselesaikan melalui pengadilan. Biasanya negara negara yang memakai sistem Anglo Saxon, yang mendasarkan perkembangan hukumnya pada putusan pengadilan merespon ide gagasan perlindungan konsumen.

Perkembangan hukum di kedua negara tersebut berdasarkan putusan pengadilan (cases study). Tidak berarti bahwa negara negara lain yang memakai sistem hukum eropa kontinental tidak memperhatikannya. Tetapi harus diakui bahwa respon hukum mereka relatif lambat karena perkembangan hukum di negara negara Eropa kontinental lebih banyak didasarkan pada perubahan/pembaruan undang undang.

Seiring dengan keinginan untuk memberikan perlindungan terhadap kepentingan konsumen, maka mulailah dipikirkan kepentingan kepentingan apa dari konsumen yang perlu mendapat perlindungan. Kepentingan kepentingan itu dapat dirumuskan dalam bentuk hak.

Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy dalam pidatonya dihadapan Kongres Amerika Serikat pada tahun 1962. Pada waktu mengemukakan gagasan tentang perlunya perlindungan konsumen, beliau menyebutkan hak konsumen yang perlu mendapat perlindungan secara hukum, yaitu:

  1. Hak memperoleh keamanan (the right to safety)
  2. Hak memilih (the right to choose)
  3. Hak mendapat informasi (the right to be informed)
  4. Hak untuk didengar (the right to be heard)

HAK HAK KONSUMEN

Negara negara yang tergabung dalam masyarakat Ekonomi Eropa, misalnya baru menyikapi persoalan perlindungan konsumen, khususnya tanggung jawab produk ini pada tahun 1985 melalui petunjuk pengarahan (directive) yang dikeluarkan Dewan Masyarakat Eropa dan ditandatangani oleh J. Poos sebagai Presiden dewan. Baru kemudian pada 11 September 1986 Ratu Beatrix menandatangani perubahan sebagai penyesuaian kedalam Burgerlijk Wetboek.

Masyarakat Ekonomi Eropa juga menetapkan hak hak dasar konsumen (warga masyarakat Eropa) yang perlu mendapat perlindungan di dalam perundang undangan negara negara eropa, yaitu:

  1. Hak perlindungan kesehatan dan keamanan
  2. Hak perlindungan kepentingan ekonomi
  3. Hak mendapat ganti rugi
  4. Hak untuk didengar

Di dalam Pedoman Perlindungan bagi Konsumen yang dikeluarkan Perserikatan Bangsa Bangsa melalui Resolusi PBB No. 39/248 pada 9 April 1985, pada bagian II Tentang Prinsip Umum. Nomor 3 dikemukakan bahwa kebutuhan kebutuhan konsumen yang diharapkan dapat dilindungi setiap negara di dunia adalah:

  1. Perlindungan dari barang barang yang berbahaya bagi kesehatan dan keamanan konsumen
  2. Perlindungan kepentingan kepentingan ekonomis konsumen
  3. Hak konsumen untuk mendapatkan informasi sehingga mereka dapat memilih sesuatu yang sesuai dengan kebutuhannya
  4. Pendidikan konsumen
  5. Tersedianya ganti rugi bagi konsumen
  6. Kebebasan dalam membentuk lembaga konsumen atau lembaga lain yang sejenis dan memberikan kesempatan bagi lembaga itu untuk mengemukakan pandangan mereka dalam proses pengambilan keputusan

Resolusi ini lahir berkat perjuangan panjang selama kurang lebih sepuluh tahun dari lembaga lembaga konsumen di seluruh dunia yang dipimpin oleh International Organization of Consumers Union (IOCU).

Itulah penjelasan dari artikel HAK HAK KONSUMEN. untuk pertanyaan anda dapat berkomentar dibawah. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel kita. Nantikan kembali artikel artikel pembelajaran lainnya dari kami.

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com