Guru dan Pendidikan Karakter di Era Digital

oleh -3.283 views
guru dan pendidikan karakter di era digital
guru dan pendidikan karakter di era digital

Pendidikan Karakter

Ada berbagai definisi tentang pendidikan karakter. Kamus Besar bahasa Indonesia menuliskan karakter berarti tabiat, sifta-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain.

Lalu bagaimana pandangan para ahli tentang karakter. W.B Saunders menyatakan bahwa karakter merupakan sifat individu yang nyata dan berbeda dengan orang lain, yang biasanya sikap tersebut ditunjukkan melalui atribut, perilaku, kegiatan, yang dapat diamati pada orang lain.

Baca juga : Guru dan Pendidikan Masa Kini

Sejalan dengan pemikiran Saunders menurut kemendikbud (dalam Ditjen Mandikdasmen) karakter adalah suatu bentuk cara brpikir dan juga berperilaku seseorang ynag kemudian menjadi ciri khasnya.

Senada dengan Saunders karakter menurut Soemarsono Soedarsono adalah suatu nilai yang terpatri dalam diri kita melalui pendidikan, pengalaman, percobaan, pengorbanan dan pengaruh lingkungan dipadukan dengan nilai –nilai dalam diri manusia menjadi semacam nilai intrinsik yang wujud dalam sistem daya juang melandasi pemikiran, sikap dan perilaku.

Dalam hubungannya dengan pendidikan karakter, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencanangkan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) secara bertahap mulai tahun ajaran 2016 yaitu mengembangkan 5 (lima) nilai utama sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental, yaitu

  • Religius,
  • Nasionalis,
  • Mandiri,
  • Gotong Royong, dan
  • Integritas.

Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter merupakan suatu usaha yang dilakukan secara sengaja untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai baik dalam diri manusia yang dipakai untuk berinteraksi dengan lingkungannya dalam rangka mencukupi kebutuhannya, baik kebutuhan jasmani maupun rohaninya.

Pendidikan karakter memiliki esensi yang sama dengan dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah untuk membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik.

Lickona menyatakan bahwa pendidikan karakter adalah suatu usaha yang disengaja untuk membantu seseorang sehingga dapat memahami, memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai etika yang inti.

Menurut kamus psikologi pendidikan karakter adalah kepribadian yang ditinjau dari titik tolak etis atau moral, misalnya kejujuran seseorang dan biasanya berkaitan dengan sifat-sifat yang relatif tetap.

Ringkasnya karakter berhubungan dengan tabiat atau kebiasaan. Dan pendidikan karakter menjadi sarana bagi sekolah dalam menumbuhkembangkan nilai-nilai karakter menjadi maksimal dan terinternalisasi dalam kehidupan di masyarakat.

Tentang Penulis: Ahmad Andrian F

Gambar Gravatar
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com