Sebagai seorang pelajar dan seorang penjelajah alam yang suka mencari tahu, Pramuka menjadi salah satu kegiatan belajar yang sangat mengasyikkan. Di Indonesia, Gerakan Pramuka Indonesia di kenal sebagai organisasi aktif yang melaksanakan kegiatan Pramuka di Indonesia. Di kesempatan kali ini, Bela Pendidikan ingin memperkenalkan apa itu Gerakan Pramuka Indonesia.

Pengertian Gerakan Pramuka Indonesia

Gerakan Pramuka Indonesia adalah organisasi dibidang pendidikan yang melakukan penyelenggaran pendidikan terpadu kepanduan di Indonesia yang disebut sebagai Pramuka. Kata Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana dengan arti jiwa muda yang suka berkarya.

Pramuka sendiri merupakan sebutan untuk setiap anggota Gerakan Pamuka. Diantaranya adalah Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, dan Pramuka Pandega. Beberapa kelompok terpisah lainnya adalah Andalan Pramuka, Pamong Saka Pramuka, Majelis Pembimbing, Staf Kwartir, Korps Pelatih Pramuka, dan Pembina Pramuka.

Gerakan Pramuka Indonesia
Gerakan Pramuka Indonesia

Ada juga istilah yang disebut “Kepramukaan” yang berarti proses pendidikan yang di adakan di luar sekolah dengan bentuk kegiatan yang menarik, sehat, terarah, praktis, dan mengasyikkan di alam bebas.

Metode ini memiliki tujuan, salah satunya adalah membentuk, mengasak watak, akhlak serta tingkah budi pekerti peserta Kepramukaan.

Kepramukaan merupakan salah satu kegiatan bermanfaat dengan kepanduan yang di sesuaikan dengan perkembangan masyarakat, bangsa, kepentingan, keadaan, dan lainnya.

Sejarah Gerakan Pramuka Indonesia

Kepanduan di Indonesia atau disebut juga sebagai Gerakan Pramuka Indonesia telah ada sejak tahun 1923 dengan didirikannya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) yang berletak di Bandung. Di tahun yang sama, Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) juga didirikan di Jakarta.

Kedua organisasi ini menjadi cikal bakal berdirinya Gerakan Pramuka Indonesia dan akhirnya menjadi satu bernama INPO (Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie) pada tahun 1926 di Bandung.

Tanggal 26 Oktober 2010, DPR resmi mengesahkan UU No.12 Tahun 2010 mengenai Gerakan Pramuka. Pramuka bukan lagi satu-satunya organisasi yang bisa melaksanakan kepramukaan, dan mengizinkan Organisasi Profesi juga bisa melakukan kegiatan kepramukaan.

Sejarah terbentuknya Gerakan Pramuka di Indonesia sangat panjang. Dalam catatan sejarah, Pramuka mulai berkembang dari zaman Hindia Belanda, selama masa Perang Dunia II dan sampai sekarang di masa Republik Indonesia yang modern.

Gerakan Pramuka lahir tahun 1961, untuk lebih jelasnya, orang-orang harus menggali lebih dalam pristiwa yang terjadi di tahun 1960.

Kelahiran Gerakan Pramuka memiliki beberapa serangkaian saling berkaitan seperti pristiwa hari Tunas Gerakan Pramuka, di terbitkannya Keputusan Presiden No. 238 di tanggal 20 Mei 1961, pristiwa hari ikrar gerakan pramuka, plantikan Mapinas yang terjadi pada tanggal 14 Agustus 1961 yang kemudian di kenal sebagai Hari Pramuka.

Tujuan Gerakan Pramuka

Kepramukaan adalah kegiatan yang mengasyikkan bukan sekedar sebagai refreshing, melainkan memiliki tujuan mulia seperti:

  1. Membentuk Kepribadian yang lebih beriman, berjiwa patriotic, taat akan hukum, mengerti nilai-nilai luhur, sehat jasmani dan rohani, serta bertakwa.
  2. Menerapkan Pancasila di kehidupan sehari-hari serta bersifat setia, patuh pada Negara Kesatuan RI dan menjadi masyarakat yang berguna bagi sekitar dan Nusa Bangsa.

Semua itu akan di ajarkan di kegiatan Kepramukaan untuk membentuk individual yang lebih terarah, bertakwa, sehat baik jasmani maupun rohani, dan meningkatkan keberanian mental dan sosialisasi.

Baca juga: Pengertian Amfibi Beserta Ciri dan Jenisnya

Pramuka itu asyik, bukan bikin sengsara. Jadi untuk Anda yang memiliki jiwa bebas, rasanya Kepramukaan sangat cocok untuk Anda ikuti.