Peduli Pendidikan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Pembelajaran Dirumah Secara Door to Door

oleh -106 views
Gelar pembelajaran dirumah secara door to door
Gelar pembelajaran dirumah secara door to door

Web portal pendidikan – Selamat siang sobat keluhkesah.com, kali ini kita kedatangan kiriman artikel dari pengunjung dengan judul Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Pembelajaran Dirumah Secara Door to Door. Bagaimana proses pembelajarannya ? Simak ulasan berikut dibawah ini.

Peduli Pendidikan, Mahasiswa KKN UIN Gelar Pembelajaran Dirumah Secara Door To Door

gelar pembelajaran dirumah secara door to door
Peduli Pendidikan, Gelar Pembelajaran Dirumah Secara Door to Door

Pendidikan Merupakan suatu pondasi dalam memajukan sebuah bangsa dan merupakan kebutuhan manusia yang patut di apresiasikan untuk meningkatkan kualitas SDM bagi Pembangunan Bangsa dan Negara.

Baca juga : Pentingnya Pendidikan Dalam Kehidupan Sehari hari

PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ) merupakan salah satu pembinaan anak dari usia sejak lahir hingga usia 6 tahun yaitu dengan melalui pemberian rangsangan pendidikan guna membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rokhani serta meningkatkan kesehatan mental dalam menempuh pendidikan lebih lanjut.

Di musim Pandemi ini Kegiatan belajar mengajar PAUD KB Tunas Mulia dilaksanan di Rumah Bu Kades Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal yaitu dengan cara Pergantian kelas atau melalui Shift, terdapat dua Shift kegiatan belajar mengajar di PAUD KB Tunas Mulia, jadi setiap anak berangkat sekolah seminggu dua kali Guna untuk memutus penyebaran Covid-19.

Baca juga : Dunia Pendidikan Diuji Saat Pandemi COVID 19

Tak lupa dengan menggunakan Protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan sebelum kegiatan belajar dimulai dan menjaga jarak 1 meter selama kegiatan belajar mengajar di mulai.” Ujar Bu Rusmiati Selaku Bu Kades Pucangrejo, Gemuh, Kendal.

Dilaksanakan sekolah Door to door di musim Pandemi ini memang membutuhkan beberapa pertimbangan, banyak dari si anak yang tidak memahami mengenai materi yang diterangkan oleh guru.

Di usia seperti itu memang perlu adanya kepedulian yang nyata untuk memberikan rangsangan dan bimbingan belajar secara terbuka agar si anak lebih fokus dalam memehamkan materi.

Baca juga : Pendidikan Anak Usia Dini, Cerminan Generasi Mendatang

Di bangku Sekolah PAUD ini si anak harus membutuhkan banyak praktek yang lebih obyektif dan lebih rinci agar si anak mudah dalam menerima materi yang diterangkan karena kefokusan anak diusia 0 sampai 6 tahun ini hanya bertahan selama 3 menit yang lainya hanyalah sebuah permainan.

Selama sekolah daring ini banyak orang tua yang kualahan menghadapi putra putrinya, maka perlu adanya inovasi dan ide yang cemerlang untuk
mengatasi masalah tersebut yaitu dengan cara diadakan sekolah door to door di rumah bapak kades dengan adanya pergantian kelas setiap harinya.

Baca juga : Tantangan Pembelajaran Berbasis Daring

Tentang Penulis: Ahmad Andrian F

Gambar Gravatar
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com

16 thoughts on “Peduli Pendidikan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Pembelajaran Dirumah Secara Door to Door

  1. Pastinya seru ya belajar di masa pandemic secara door to door. Jadi enaknya siswa langsung didatangi guru ke rumahnya langsung. Kalo di tempat kami, anak2 belajarnya berkelompok di salah satu rumah siswa secara bergantian. Guru sesekali datang memberi materi dan ikut mengawasi. Sambil ngobrol juga dg wali murid. Thanks for sharingnya kak.

  2. Keren banget kk. Memang di masa pandemi ini para pengajar harus makin inovatif ya, kasihan kalau anak kecil yang orangtuanya sibuk, nggak dapet pembelajaran dengan tepat. Dukung banget nih kegiatannya temen2 UIN Walisongo semoga tetap semangat dan sabar mengajar adik2 PAUD, sehat terus ya

  3. Saya ngebayangin bagaimana senangnya orang tua yg anaknya kedatangan kakak-kakak mahasiswa untuk membantu proses belajar anak di rumah. Soalnya dulu waktu saya masih SD, ada juga kakak-kakak dari UNP Padang yang KKN, salah satunya kunjungan door to door ke rumah. Senang banget saya, selain belajar, saya juga diajak main yg edukatif. Terima kasih kakak-kakak mahasiswa UIN.

  4. Jadi pengajar sekarang kudu setrong. Karena emang kalo lewat daring kadang masih banyak kendalanya.

  5. Sama seperti mahasiswa KKN IAIN Purwokerto di kelurahanku nih. Mereka mengajar les privat bagi anak-anak SD setiap pukul 14.00.

    Grup WA kelurahan langsung pengumuman, siapa yang punya anak, bisa ikutan les. Nanti mahasiswa yang KKN akan datang ke rumah. Seru dan bermanfaat.

  6. Tindakan inisiatif yang dilakukan para mahasiswa ini sangat kreatif dalam memberikan materi door to door.

    Supaya gak bosan, pengajar memang perlu kreatif dalam mengajar, biar anak-anak semangat belajarnya.

    Semoga langkah ini bisa ditiru sama mahasiswa lainnya juga ya

  7. Salut untuk adik-adik mahasiswa UIN Walisongo, program KKN nya beneran sesuai dengan kondisi dan membantu masyarakat di lokasi KKN

  8. Solusi Door to Door nih solusi banget buat emak-emak yang udah hampir darting karena daring. Anak biar ngga bosen juga di rumah, jadi kalo kakak-kakak bisa dateng maka akan sangat membantu sekali. Semangat kakak-kakak..kalian hebat!

  9. Bener mas. Susah banget ngajarin anak paud lewat daring. Mereka Jan belum bisa fokus lama terhadap sesuatu. Beda sama anak SMP atau SMA. Salut buat mahasiswa UIN Walisongo yang mau terjun ke masyarakat. Semoga sehat selalu…

  10. Kalau aku prefer belajar streaming, karena door to door agak khawatir juga sih. Hanya saja untuk kondisi anak Paud memang susah ya? Kalau anakku kelas 1 SD dan alhamdulillah lancar dengan streaming.

  11. Aih, adik-adik ini sungguh luar biasa. Pioner untuk mereka yang ada di sekitarnya. Pandemi ini memang tak mudah bagi pendidikan dan keluarga. Kalau belajar langsung seperti ini, anak jadi lebih paham, ya

  12. Bener banget untuk anak usia sekolah dasar belajar offline itu lebih menyenangkan karena mereka bisa langsung tanya jika ada yang tak dipahami..beda dengan belajar online.. untunglah ya ada kakak2 mahasiswa UIN Walisongo yang bersedia mengajar door to door.. semangat ya kakak2..

  13. Pengabdian mahasiswa yg keren. Pengabdian ke masyarakat di tengah kondisi pandemi. Yg sebagian masyarakat terdampak persoalan pendidikan. Tidak bisa belajar secara daring dengan berbagai kendala. Belajar door to door ini merupakan langkah solutif.

  14. Harus lebih banyak nih program seperti ini kalau masih belum diwajibkan sekolah, nyatanya anak-anak kangen banget sekolah soalnya yaa. Pembelajaran door to door ini pastilah membuat anak-anak senang.

  15. masyaAllah keren banget ya program KKNnya..anak-anak sedikit terobati pasti dengan adanya pemberlajaran di rumah door to door ini..semoga berkah kakak2 mahasiswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *