Web portal pendidikan – Cara pandang bangsa Indonesia dalam memandang diri dan lingkungannya itulah yang disebut wawasan nusantara. Bagaimana konsep fungsi dan tujuan wawasan nusantara ? Bagaimana cara agar warga bisa berperan dalam mendukung implementasi wawasan nusantara ? Berikut akan kami paparkan dibawah ini.

Fungsi Dan Tujuan Wawasan Nusantara

fungsi dan tujuan wawasan nusantara
fungsi dan tujuan wawasan nusantara

Dalam uraian artikel kali ini, saya akan menjelaskan satu persatu fungsi dan tujuan wawasan nusantara, yaitu sebagai berikut.

A. Fungsi Wawasan Nusantara

Menurut Sumarsono (2004;90) wawasan nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia berbangsa dan bernegara.

Adapun fungsi wawasan nusantara menurut Kansil (2005) antara lain sebagai berikut,

  • Membentuk dan membina persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia
  • Merupakan ajaran dasar nasional yang melandasi kebijakan dan strategi pembangunan nasional

Selain itu, wawasan nusantara juga berfungsi sebagai pedoman, motivasi dan dorongan dalam menentukan segala tindakan, keputusan, kebijakan, dan perbuatan penyelenggara Negara dalam kehidupan bermasyarakat yang berketuhanan, berperikemanusiaan, bersatu, berdemokrasi, dan berkeadilan sosial.

Fungsi wawasan nusantara dibedakan dalam beberapa pandangan antara lain sebagai berikut,

  1. Fungsi wawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional adalah sebagai konsep dalam pembangunan pertahanan keamanan dan kewilayahan
  2. Fungsi wawasan nusantara sebagai pembangunan nasional adalah mencakup kesatuan politik, sosial dan ekonomi, politik dan kesatuan pertahanan dan keamanan
  3. Fungsi wawasan nusantara sebagai pertahanan dan keamanan adalah pandangan geopolitik Indonesia sebagai satu kesatuan pada seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara
  4. Fungsi wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan adalah pembatasan negara untuk menghindari adanya sengketa antarnegara tetangga

B. Tujuan Wawasan Nusantara

Selain memiliki fungsi, wawasan nusantara juga memiliki tujuan. Menurut Sumarsono (2004;90) wawasan nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa dan daerah.

Hal tersebut bukan berarti menghilangkan kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa, atau daerah. Kepentingan kepentingan tersebut tetap dihormati, diakui, dan dipenuhi selama tidak bertentangan dengan kepentingan nasional atau kepentingan masyarakat banyak.

Wawasan nusantara yang dijadikan sebagai cara pandang tentang bangsa dan didasarkan atas Pancasila disusun untuk mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia.

Oleh karena itu tujuan wawasan nusantara harus sejalan dengan tujuan ke dalam untuk kepentingan nasional dan tujuan ke luar untuk ikut serta di dalam usaha penyelenggaraan dan membina kesejahteraan dan perdamaian dunia (Wahiding, 2010;75-76).

Pada dasarnya tujuan dari wawasan nusantara adalah untuk mewujudkan tujuan nasional bangsa Indonesia sebagaimana telah dituangkan dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 alinea keempat, yaitu sebagai berikut,

  • Membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
  • Memajukan kesejahteraan umum
  • Mencerdaskan kehidupan bangsa
  • Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial

Implementasi wawasan nusantara idealnya harus tercermin kepada pola pikir, sikap dan tindakan yang senantiasa mengedepankan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Dengan kata lain wawasan nusantara menjadi pola yang fundamental dalam berpikir, bersikap dan bertindak dalam menghadapi berbagai masalah yang berkaitan dengan kehidupan sosial kemasyarakatan, berkebangsaan dan bernegara.

Saat ini, arus globalisasi sangat cepat berkembang dan merasuk dalam sendi sendi pemikiran masyarakat terutama pada kalangan generasi muda. Globalisasi mempengaruhi anak muda dengan cepat dan kuat, sehingga dalam hal tersebut terdapat banyak pengaruh negatif yang berkembang daripada pengaruh positif.

Kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah. Klik disini untuk kirim tulisan, atau bisa lewat email kami [email protected]

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi belapendidikan.com