Web portal pendidikan – Cerpen kali ini berjudul Saat aku mulai mengenal cinta, yang dikirimkan oleh salah satu peserta dalam ajang lomba cerpen nasional bersama belapendidikan.com. Untuk lebih lengkapnya dapat kita lihat sebagai berikut.

Cerpen : Saat Aku Mulai Mengenal Cinta (Bagian Pertama)

Pada waktu itu tiba-tiba saja jantungku berdetak lebih kencang di bandingkan hari-hari sebelumnya. Seolah olah jantungku akan terjatuh dari tempat tumpuannya, tanpa sadar aku sendiri pun tak tahu mengenai hal itu, apakah ini yang di namakan cinta? ataukah ini hanya detakkan jantung yang hanya sesaat saja?
“Alih-alih ternyata ini adalah cinta”

Ya, ternyata aku telah jatuh cinta pada pandangan pertama pada seniorku , yang di mana pada saat itu aku masih duduk di bangku sekolah menengah atas khususnya kelas X dan dia kelas XI SMA.

Dengan perkenalan singkat, kami pun memutuskan menjalin suatu hubungan bersama, atau yang di kenal dengan istilah pacaran.

Hari demi hari kami lalui bersama dengan penuh canda tawa dan kebahagiaan yang tiada duanya, aku telah di mabuk kasmaran pada saat itu, seolah olah dunia hanya milik kita berdua saja. Saat pulang sekolah dia selalu saja mengantarku pulang, dan bukan hanya itu, karena kecerdasannya pun aku selalu meminta bantuannya untuk mengerjakan tugas- tugas sekolahku.

Namun, seiring berjalannya waktu tiba-tiba saja aku merasakan seperti ada yang berbeda pada sikap dia terhadapku. Setiap kali aku mengajaknya untuk bertemu, dia selalu saja memberikan alasan yang tak jelas kepadaku, seolah olah dia selalu berusaha menjauh dariku. “Kala itu aku selalu berusaha berpikir positif padanya karena kepercayaanku yang begitu besar terhadapnya”.

Siang itu tepatnya di kantin sekolah kami , kami bertemu dan pada saat itu tanpa sengaja aku mengecek ponselnya, namun apa yang terjadi ? Aku membaca sebuah percakapan mesra yang saling melemparkan rayuan satu sama lain.

Aku pun mulai penasaran mengenai hal tersebut dan mulai membaca satu persatu percakapan mereka berdua, tidak lama kemudian aku menemukan sebuah percakapan mereka yang di mana kepercayaanku selama ini terhadapnya seketika itu musnah bagaikan “Api yang membakar kayu yang tersisa hannyalah butiran debu”. Ternyata mereka telah menjalin hubungan bersama selama dua minggu belakangan ini.

Cerpen : Saat Aku Mulai Mengenal Cinta (Bagian kedua)

Hatiku pun hancur,
Air mataku terus mengalir deras membasahi pipiku, dan jantungku pun terasa ingin copot.

Pada akhirnya, aku pun memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami, yang telah kami jalin selama satu tahun lebih belakangan ini. ”Dan ternyata benar, takdir berkata lain mereka pun menjalin sebuah hubungan sampai kepada jenjang pernikahan”.

Setelah mereka menikah kurang lebih dua tahun, tiba-tiba saja hubungan rumah tangga mereka retak tak terkendali bagaikan kaca yang pecah di sambar petir di mana pada saat itu mereka memutuskan untuk berpisah (bercerai) .Hal ini di sebabkan oleh istri yang ia nikahi ternyata memiliki laki-laki lain (selingkuhan), “Seketika itu pun hukum alam bertindak padanya”.

Sama seperti apa yang telah dahulu ia lakukan terhadapku kembali pada dirinya. Matahari yang bersinar terang, tiba-tiba saja redup bagaikan malam tanpa bintang.

Pada saat itu, penyesalan terus menghantui dirinya. Dia selalu saja menghubungi dan memintaku untuk kembali bersamanya. Namun sayang, aku pun telah memiliki sosok imam yang mampu membimbingku serta anak-anak ku ke jalan yang benar, serta aku dan suamiku pun hidup bahagia di dalam keluarga kecil kami.

Pesan dan amanat dari cerpen di atas adalah “ sekecil apa pun kejahatan yang kita perbuat terhadap orang lain maka imbasnya akan kembali pada diri kita sendiri” Dalam QS:Al-fushshilat:46 Allah berfirman yang artinya “ Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barang siapa yang berbuat jahat maka (dosanya) atas dirinya sendiri, dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hambanya .

Cerpen ini ditulis oleh Andi Sukma kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com