Cerpen : Mentari Di Lubuk Hati

oleh -1.294 views
Mentari di lubuk hati
Cerpen : Mentari di lubuk hati

Cerpen : Mentari Di Lubuk Hati (Bagian Keempat)

Mereka memeluk ku, meminta jangan pergi, bahkan tak jarang ada yang menangis. Sungguh, aku pun tak kuasa menahan tangis karena perpisahan ini. Bu Asih yang sudah seperti ibu kandungku, Azam dan anak-anak yang lain selalu menemani hari-hari ku, kini aku harus melepas semua itu. Beruntunglah kami sempat foto bersama hingga kini saat aku merindukan mereka, aku masih bisa menatap mereka sebagai obat rindu.

“Bu, berikan nomor HP Ibu, dan jangan pernah diganti ya Bu, kami akan sering menghubungi Ibu, dan suatu hari nanti giliran kami yang mengunjungi Ibuí” Berkata Azam sambil memberikan tiga buah gelang yang dia buat sendiri dari manik-manik yang biasa dipakai ibunya.

Sungguh, pengalaman yang sangat berharga bisa datang ke tempat itu. Alhasil, bukan aku yang mengajari mereka, tapi mereka lah yang mengajariku bagaimana menjalani kehidupan.

Beberapa minggu setelah aku pergi, anak-anak itu selalu menghubungi ku, bercerita bergantian lewat telepon. Terkadang, Bu Asih yang menelpon. Ah, sayang sekali aku tidak bisa menelpon balik mereka. Dua tahun berlalu, dan aku tidak mendapat kabar mereka lagi. Karena kesibukanku menjadi pengajar tetap disini, menahanku untuk berkunjung kembali ke sana.

Namun, pesan Azam yang datang tiba-tiba, seolah tahu betapa rindunya aku pada mereka. Apa kabarmu Azam, Bu Asih dan teman-teman yang lain, apa yang sedang kalian lakukan, masih ingatkah kalian padaku, tahukah aku betapa rindunya aku pada kalian.Ya, kalian selalu memberikan senyuman hangat nan menawan ditengah indahnya pemandangan langit cerah berhias pelangi yang rupawan. Kalian adalah mentari yang selalu tersimpan dalam lubuk hati. (Arihara).

Mentari di lubuk hati
Cerpen : Mentari di lubuk hati

Biodata Penulis :

Nama saya : Dini Fathia,
nama pena saya adalah : Arihara.
Lahir di Garut, 19 April 1996.
Pekerjaan : Mahasiswa Fisika Universitas Jendral Soedirman
Alamat e-mail : [email protected]
nama facebook saya Dini Fathia
Instagram saya @dini_fathia.

Cerpen ini ditulis oleh Dini Fathia kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Tentang Penulis: Ahmad Andrian F

Gambar Gravatar
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com