Cerpen : Cahaya Cinta Dari Timur

oleh -1.459 views
cahaya cinta dari timur
Cerpen : cahaya cinta dari timur

Cahaya Cinta Dari Timur (Bagian Keempat)

Kami sampai di lapangan “rumah sakit” yang terbuat dari tenda darurat. Disana telah menunggu Kuro yang duduk di kursi roda bersama istrinya. Aku berlari dan langsung memeluknya, dan menangis sejadi – jadinya. Setengah jam sebelum kami sampai kabar buruk itu akhirnya datang. Ibuku meninggal karena kehabisan darah dan kepalanya terbentur reruntuhan, menyebabkan nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Kuro melepaskan pelukan kami dan menyerahkan sebuah kertas kusam, entah sudah berapa lama kertas itu disimpan, aku langsung mengambilnya dan membacanya.
Kepada anakku tercinta, Hirumi.

Maafkan keegoisan ibumu ini nak, ibu tau kau sangat mencintai dik Riana. Namun entah kenapa didalam hati yang egois ini ingin agar kau meninggalkannya dan menikah dengan orang asli jepang agar kita selalu bersama. Karena sesungguhnya aku tidak pernah membenci dirimu sebagai anakku. Ibumu Haruka, yang selalu mencitaimu.

Aku tertunduk menangis sambil terisak lirih, “maafkan aku ibu, akulah yang egois, aku akan berusaha agar ibu tidak menyesal aku menikah dengan Riana.” Aku bangkit dari tersungkurku, mengepalkan tangan, menatap langit yang cerah.

“Pasti akan aku lakukan!” Teriakku dalam hati. Kemudian tersenyum kepada Kuro, Shiro, dan Kobe yang terus membantuku dalam menjalani hidup ini.

Tamat..

Cerpen ini ditulis oleh Hilmy Oktoharitsa kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Tentang Penulis: Ahmad Andrian F

Gambar Gravatar
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com