Web portal pendidikan – Cerpen kali ini berjudul Broadcaster fun day at Trawas, yang dikirimkan oleh salah satu peserta dalam ajang lomba cerpen nasional bersama belapendidikan.com. Untuk lebih lengkapnya dapat kita lihat sebagai berikut.

Broadcaster Fun Day at Trawas (Bagian Pertama)

Hari Jum’at, 6 April 2018 hingga Minggu, 8 April 2018 lalu aku mengikuti sebuah kegiatan. Kegiatan tersebut seperti Broadcaster gitu. Sebenarnya aku tidak berpengalaman sama sekali di dunia Broadcaster, tapi berhubung ada kesempatan yaa aku coba dulu lah.. apa salahnya mencoba iya kan?

Oh ya, nama ku Revanis. Saat ini aku sedang duduk dibangku kuliah. Saat ini aku semester 6. Sebenarnya sih aku juga sedikit tidak berani dalam dunia Broadcaster. Tapi, ada salah satu teman ku namanya Sholihah. Dia memberi ku semangat dan memberi keberanian pada diriku untuk mencoba memperdalami dunia Broadcaster.

Katanya sih, dunia Broadcaster itu memang sulit. Namun, dibalik kesulitan tersebut terdapat banyak sekali kelebihan dan hikmah yang dapat kita ambil.

Berkat teman ku, okelah aku coba memperdalami dunia Broadcaster di kampus. Secara perlahan aku coba memperdalami dunia Broadcaster. Dalam dunia Broadcaster aku memilih untuk fokus di bidang Presenter.

Banyak sekali kisah ku di dalam menjalani bidang Presenter ini. Ternyata untuk menjadi Presenter tidak semudah yang aku lihat.

Ketika aku mengikuti sebuah kegiatan Broadcaster Fun Day di Trawas yang diadakan oleh salah organisasi TV kampus aku mengalami berbagai rasa yang itu menurut ku bisa menjadi penyemangat bagiku bahkan bagi kalian juga maybe.

Ketika aku tiba di Trawas, aku pikir bahwa diriku akan langsung menjadi Presenter. Namun, ternyata hal itu hanyalah fiktif belaka saja. Awal kedatangan ku di Trawas aku sangatlah bahagia. Karena teman-teman ku pada saat itu memilih ku untuk menjadi Presenter ketika Produksi program TV kampus yakni Prank Trap di acara Broadcaster Fun Day. Ketika aku sudah terpilih, aku pun latihan dengan hati yang penuh semangat bergebu-gebu.

Ditengah latihan teman-teman sudah setuju bahwa aku yang akan menjadi Presenter. Namun, ketika hari H telah tiba yakni Sabtu, 7 April 2018, kami diberikan tugas yakni untuk Produksi program TV dan ada salah satu teman ku dia seorang Campers sekaligus editor dalam acara BFD. Dia kurang setuju jika aku yang menjadi Presenter dalam program Prank Trap.

“gimana kalau Istanti saja suruh coba. Mbak, kasih tau dong kata-katanya ke Istanti biar dia juga coba” ujarnya pada ku. Fasyah namanya, ya dia seorang Campers sekaligus editor dalam acara BFD di Trawas.

Yasudahlah aku berikan semua kata-kata yang sudah ku rancang mulai awal kepada Istanti. Setelah itu Istanti mencobanya dan Fasyah pun berkata, “nih bagus nadanya. Udah kamu aja.” Ujar si Fasyah pada Istanti (tanpa menghiraukan bagaimana perasaan ku).

Aku sedikit kesal saat itu. Karena apa? Karena aku sudah latihan berkali-kali dan ternyata hanya gara-gara Fasyah aku batal menjadi Presenter dalam program Prank Trap di acara BFD yang diadakan oleh TV kampus ku.

Tapi yasudahlah aku ikhlas menerimanya. Walau rasanya begitun berat, mau gimana lagi iya kan? Kalau campers.nya pun tidak setuju aku menjadi Presenternya, bisa-bisa nanti take.nya sembarang dan programnya malah hancur. Aku tidak ingin seperti itu.

Waktu terus berjalan, dan tibalah pada waktu yang kutunggu yakni pertemuan dengan para Alumni TV kampus. Dalam pertemuan tersebut kami saling sharing antar sesama mengenai pengalaman kehidupan dalam dunia media.

Para alumni banyak membagikan pengalamannya kepada kami semua. Dan salah satu perkataan yang aku petik dalam sharing tersebut yakni ketika ada salah satu alumni bicara, “Jika kita ingin berkecimpung dalam media maka kuncinya hanya satu, yakni mengalah dan tidak egois”.

Salah satu alumni sharing mengenai kehidupannya, dan ketika dirinya mengalah terhadap orang lain, beliau pun menerima berbagai undangan dari media untuk menjadi Jurnalis, Presenter sekaligus News Anchor. Ya walau waktu begitu lama. Tapi kata alumni, kita cukup sabar dalam menantikan sebuah manisnya hasil dari perjuangan kita sendiri.

Dari situlah aku mulai memahami bahwasannya untuk menjadi seorang Presenter aku harus sabar, ikhlas dan istiqomah dalam menjalani proses semua ini. Dan yakinlah bahwa tidak ada langkah yang sia-sia.

Sesungguhnya Allah SWT telah mengatur semua. Dan yakinlah bahwa usaha tidak akan pernah menghianati hasil. Untuk kalian semua, semoga bisa mendapatkan manfaat dan memetik hikmah positif dalam kisah ku ini.

Tamat ….

Maria Ulfa, salah satu penulis cerpen broadcaster fun day at Trawas,. Seorang mahasiswi jurusan hubungan internasional
salah satu penulis cerpen broadcaster fun day at Trawas,. Seorang mahasiswi jurusan hubungan internasional

Biodata Penulis :

Nama : Maria Ulfa
Lahir : 12 Mei 1997
Asal : Bangkalan, Jawa Timur
Pendidikan : Mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Cerpen ini ditulis oleh Maria Ulfa kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com