Web portal pendidikan – Cerpen kali ini berjudul Because of you, yang dikirimkan oleh salah satu peserta dalam ajang lomba cerpen nasional bersama belapendidikan.com. Untuk lebih lengkapnya dapat kita lihat sebagai berikut

Cerpen : Because Of You (Bagian Pertama)

Mengapa cinta membuatku trauma pada hal aku belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta,mungkin kalian berpikir aku aneh tidak normal karena tak pernah merasakan namanya cinta.

Aku memang tidak ingin merasakan yang namanya cinta,saat itu hingga kini entah mengapa jika aku merasakan cinta kepada seseorang aku mulai teringat kembali akan kisah kedua orangtuaku yang berakhir dengan perpisahan.

Hingga kini aku takut merasakan jatuh cinta, aku takut jika cintaku nanti akan bernasib sama seperti ibuku. Bukan hanya kisah ibuku yang membuatku takut dan trauma tetapi juga kisah cinta sahabatku yang membuatku takut akan jatuh cinta.

Banyak sekali hal yang membuatku takut akan jatuh cinta,jujur aku tak sangup jika aku mengenal yang namanya cinta. Mungkin bagi orang lain cinta adalah hal yang paling indah tetapi berbeda denganku.

Menurutku cinta merupakan hal yang paling sulit di jelaskan dan juga terkadang menyakiti hati seseorang,karena cinta banyak sekali membuat orang menjadi bodoh ia rela mati asalkan cinta.

Cinta…
Oh cinta….
Aku ingin bertanya kepadamu mengapa cinta begitu menyakitkan? Mengapa demikian, tak bisakah engkau membuatnya menyenangkan tanpa sedikit masalah. Jika ada cinta tanpa masalah apa mungkin orangtuaku bisa bersatu kembali.

Waktu terus berjalan tanpa aku sadari aku sekarang dekat dengan lelaki yang cukup terkenal pintar dan dia juga terkanal baiknya, ia adalah Fatih kusuma putra seorang laki-laki yang berani mendekatiku.

Aku dan Fatih lama kelamaan menjadi akrab bahkan kami sering sekali menghabiskan waktu bersama. Saat ini aku dan Fatih seperti pasangan yang tak bisa di pisahkan, bahkan sahabatku bangga dengan perkembanganku yang menurutnya sudah berubah. Ia pikir aku benar-benar berubah.

Pada kenyataannya aku sama sekali tidak berubah aku tetaplah aku. Aku dan Fatih memang dekat, iya kami dekat karena kami punya banyak tugas kelompok yang sama. Itulah suatu hal yang membuat aku dan fatih jadi akrab.

Meskipun begitu Fatih sering sekali curahat kepadaku, tentang hal apapun sampai aku dan Fatih pun berteman selama tiga tahun. Entah mengapa selama tiga tahun ini aku tetap tidak bisa merasakan jatuh cinta kepada Fatih. Aku tetap saja menganggap Fatih adalah kakakku sendiri ia merupakan sosok kakak yang sangat peduli kepada adiknya.

Cerpen : Because Of You (Bagian Kedua)

Hingga aku tahu jika Fatih saat ini merasakan sebuah perasaan suka kepadaku, hari itu disebuah taman Fatih mengajakku berkeliling melihat sekeliling taman,sampai akhirnya Fatih menawarkan kepadaku untuk melihat senja yang paling indah.

“ Ningrum kamu mau gak ke tempat yang paling indah untuk melihat senja”
“Emmm boleh kok fatih tapi dimana tempatnya”
“Tempatnya rahasia, kalo mau kamu tutup mata dulu”
“Emang harus tutup mata”
“ Iya ngrum biar spesial gitu”
“ Gimana ya, yaudah deh tapi janji bentar ya…”
Fatih pun menutup mataku, hingga aku memegang tangan Fatih untuk menutunku berjalan ketempat tersebut.

Tibalah aku ditempat tersebut,disana aku mendengar sebuah irama biola yang sangat indah saat aku membuka kedua mataku,aku terkejut sekali melihat sebuah meja dan dua kursi yang cukup sweet.

Saking sweetnya Fatih pun membukakan kursi untuku, aku hanya bisa bilang makasih Fatih,dengan perasaan yang tak menetu ini.
Aku terhera-heran maksud Fatih sebenarnya apa mengajakku kesini,aku pun akhirnya bertanya kepada fatih.

“ Fat dalam rangka apa kamu ngajak aku makan berdua disini”
“Ya,dalam rangka apa yaaa…”
“Serius Fat”
“Ya sebenarnya aku udah lama mau bilang ini kekamu Ngrum Cuma aku gak berani”
“Mau bilang apa sih Fat,jangan buat aku pensaran”

“sebenarnya a..a..a..aku suka sama kamu Ngrum dari dulu”
“APA? Kamu tau kan Fat aku Cuma anggap kamu itu kayak kakak aku”
“tapi apa hanya sebatas kakak Ngrum,apa kamu tidak bisa lebih dari kakak”
“maaf Fat aku tidak bisa, aku takut..aku takut jika kisah cintaku senasib dengan ibuku”

“Ngrum dengerin aku,kamu tidak mungkin senasib dengan ibu kamu,aku janji sama kamu Ngrum”
“maaf Fat tapi aku benar-benar tidak bisa”

Aku pun berlari menginggalkan tempat itu dengan tangisan. Aku terus saja berlari menggunakan tenaga yang cukup cepat,meskipun begitu wajahku sudah pucat aku tidak berhenti berlari, aku terus saja berlari tanpa aku sadari aku terjatuh pingsan ditengah jalan.

Untunglah disaat aku berlari Fatih mengejarku dari belakang sampai akhirnya ia menemukan aku dan membawaku ke UGD. Saat aku terbagun aku melihat sosok Fatih yang sedang tertidur di kursi.

Aku melihat wajahnya penuh dengan kecemasan,aku berpikir tadi ia tersenyum bahagia sekarang ia malah terlihat cemas maaf Fatih, aku tidak bermaksud melukai kamu tapi aku tak ingin hatiku merasakan sakit. Maaf banget jika caraku salah aku sebenarnya tidak ingin menyakiti hati kamu.

Tapi ini sudah terjadi aku benar-benar minta maaf Fatih. Fatih pun akhirnya terbagun gara-gara suaraku,aku harap ia tak mendengarkannya. Iya Fatih tidak mendengarkan kataku tadi.

“Kamu tidak apa-apa Ngrum”
“Iya aku gak apa-apa,makasih ya Fat kamu udah bawa aku kesini.”
“Ya Ngrum,kalo gitu ayo kita siap-siap pulang,biar aku yang anterin kamu.”

Didalam perjalanan aku dan Fatih saling berdiam saja,hingga aku sampai kerumah Fatih tak mengucapkan sepatah-kata pun untukku. Baiklah jika ini menurut Fatih terbaik maka aku akan menjauhinya sebelumnya terimakasih Fatih telah menjadi sahabat dan teman terbaiku.

Aku Fatih akhirnya saling berjauhan tapi ada saja yang membuat aku dekat dengan dia,ya dosen Jimin,dosen Jimin menyuruhku sekelompok dengan Fatih. Fatih pun akhirnya mulai bicara “ Ngrum kita buatnya besok ya dicafe” Oh ya Fatih makasih.

Cerpen : Because Of You (Bagian Ketiga)

Aku pulang kerumah dan aku mencoba mikirkan lagi gimana kalo aku mencoba membuka hatiku untuk Fatih,mungkin Fatih benar jika kisahku berbeda dengan ibuku. Aduh kenapa aku mikir kayak gini udah ahh tidur. Tapi aku juga sedikit ada perasaan sama Fatih aku bingung mau gimana. Aahhh sial tidur sajalah dari pada aku pusing. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk mencoba membuka hatiku.

Keesokan harinya aku dan Fatih sudah berada dicafe disana ya seperti biasanya kami fokus membahas tugas,tetapi setelah tugas selesai aku mencoba membuka pembicaraan kepada Fatih dengan sedikit kegugupan.

“Fatih, boleh aku ngomong sama kamu.”
“Iya boleh ngomong aja.”
“Aku mau bilang kalo aku mintak maaf udah buat kamu terluka,jujur aku tidak pernah bermaksud menyakiti kamu.”
“Iya udah lupain aja kok. Aku baik-baik saja”
“Fat tapi aku.”
“Apa lagi Ngrum.”
“Aku mau mencoba membuka hati aku untuk kamu Fatih,aku serius.”
“APA aku gak salah dengar ini.”
“Iya Fat.”

Aku senang banget kamu mau mencoba membuka hati kamu, tapi aku rasa lebih baik kita temanan saja,aku tidak ingin trauma kamu kembali membuat kamu jatuh sakit Ngrum, aku suka kamu sampai kapan pun itu jadi aku akan menunggu kamu, maafin aku juga ya Ngrum.

“Makasih ya Fat,kamu adalah lelaki yang terbaik yang aku temuin.”
“AHH bisa aja kamu Makasih ya Ngrum atas pujiannya.”
“HAHA iya Fat. Kalo kita jodoh pasti kita ketemu lagi.”

Aku dan Fatih masih bersama sampai aku sembuh dari traumaku Fatih tetap ada didekatku. Ia sosok laki-laki yang sangat tangguh mengahadapiku hingga kini hubunganku dan Fatih tetap terjaga dengan baik meskipun kami tidak menjadi pasangan ia selalu ada didekatku. Aku tau jika cinta yang sesungguhnya itu bisa menerima kita apadanya bahkan meskipun sudah jatuh berkali-kali ia tetap saja disana dengan cinta yang sama.

Tamat ….

Cerpen ini ditulis oleh Aisah Mimisilihi kamu juga bisa menulis karyamu di belapendidikan, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com