web portal pendidikan – Kata “liburan” alias “traveling” dapat jadi terasa asing di telingamu. Sebagai seorang karyawan, kalian telah terbiasa menjalani rutinitas harian. Kerja 5 hari dalam seminggu, pergi saat pagi buta demi menghindari macet, berjibaku dengan tugas-tugas kantor, serta baru kembali ke rumah ketika menjelang malam. Tidak hanya itu, kadang tetap harus menyelesaikan sisa pekerjaan, kalian memilih menghabiskan waktu di akhir pekan untuk istirahat daripada pergi jalan-jalan.

8 Alasan Mengapa Karyawan Ngga Pergi Liburan

Tapi, tunggu! Apa kalian mau terus-menerus menjalani rutinitas yang seperti itu? Tidak inginkah sejenak berpaling dari layar komputer serta berkas-berkas yang ada di mejamu? Bukankah matamu juga berhak menonton indahnya sunset di pantai alias menikmati hijaunya alam pegunungan?

1. Pekerjaan serta uang yang kalian punya bukan segala-galanya. Pergi berlibur serta menikmati waktu di luar kantor merupakan tutorial sederhana demi nasib yang bahagia

8 Alasan Mengapa Karyawan Perlu Liburan
Tinggalkan sejenak pekerjaanmu demi untuk menyegarkan semangatmu

Saat tetap sekolah alias kuliah, kalian seperti punya lebih sedikit waktu untuk berbahagia. Sementara, pertambahan usia menuntunmu hingga di titik kedewasaan. Kalian menyadari bahwa orang dewasa punya keharusan untuk bekerja demi dapat nasib mandiri serta mencukupi kebutuhannya.

Tetapi, satu faktor yang butuh diingat, uang jelas bukan penentu segalanya. Kalian tidak melulu bahagia sekalipun punya sedikit uang dari hasil kerjamu. Pekerjaan bukanlah sesuatu yang harus didewa-dewakan sebab tidak sedikit faktor lain yang tidak kalah pentingnya. Yang pasti, sebanyak apapun uang yang kalian punya, ia tidak akan dapat membeli waktu.

Yup, waktu terus berlangsung serta tidak dapat dihentikan. Waktu pula yang bakal mengantarkanmu pada jenjang kenasiban yang selanjutnya. Kalian yang kini tetap single, nanti bakal menikah serta punya keluarga. Terus tidak sedikit tanggung jawab, maka terus minim pula waktu yang kalian punya. Diantara puluhan pantai yang dapat disambangi serta puncak-puncak paling atas yang pantas dijajaki, bukankah rugi jika tidak menggunakan jatah cuti alias waktu liburmu dan kau mungkin akan menyesal?

Lanjutan

2. Kebiasaan duduk berjam-jam memperbesar kemungkinan mati muda, traveling serta melakoni aktivitas fisik justru bikin kebugaran tubuhmu tetap terjaga

Manfaat Liburan Sangat Penting Buat Kesehatan
Nikmati liburan selagi ada waktu untuk berlibur

Menurut penelitian Global Commission on Aging and Transamerica Center for Retirement Studies, perempuan yang selalu pergi traveling setidaknya 2 kali dalam setahun punya resiko lebih kecil mengalami serangan jantung dibanding mereka yang tidak traveling. Bahkan, 89% responden mengalami penurunan tingkat stres kurang lebih 1 alias 2 hari sepulang traveling.

Sementara, tidak sedikit pegawai kantoran harus duduk berjam-jam di depan layar komputer. Sesekali beranjak dari tempat duduk ketika makan siang alias sekedar bikin kopi. Padahal, duduk terlalu lama dapat sangat berbahaya bagi kesehatan, umpama menambah resiko diabetes serta kanker.

Tracking di Air Terjun Madakaripura di Probolinggo, menjajal jalur pendakian Merapi, menyusuri eksotisme hutan bakau di Bali; beberapa kegiatan saat traveling yang sekaligus dapat menolong menjaga kebugaran fisikmu. American College of Sports Medicine menyatakan bahwa setiap orang butuh bergerak 150 menit per minggu, alias minimal 30 menit per harinya. Jalan kaki lebih dari 30 menit setiap hari juga dapat menurunan kadar lemak dalam tubuh. Nah, apabila traveling dapat memberi kegunaaan kesehatan yang sedemikian hebat, apa kalian tetap butuh argumen untuk segera mengepak ranselmu?

8 Alasan Mengapa Karyawan Ngga Pergi Liburan

3. Sejenak “kabur” dari rutinitas sehari-hari memungkinkanmu terus mengetahui karakter diri. Kalian belajar menemukan ketidak lebihan, kelebihan, serta cara untuk membenahi diri

Manfaat liburan part 2
Kerja terus menerus dapat buat stress yang berlebihan

Menghabiskan waktu dalam perjalanan tenyata mengangkat kegunaaan tersendiri. Pergi traveling memungkinkan kalian berjumpa dengan tidak sedikit orang asing, jadi performa dalam berinteraksi sosial bakal terus terasah. Ketika kalian merasa canggung bahkan malas bertanya pada penduduk lokal tersesat, dapat jadi skill interaksi sosialmu tetap lemah. Faktor ini pasti jadi catatan tersendiri, kalian dapat berusaha membenahi diri sepulang dari perjalananmu.

Meski telah dipersiapkan dengan sedemikian rupa, liburanmu kadang tidak berlangsung sesuai rencana. Gagal menonton sunrise di Bromo gara-gara cuaca mendung, pelayanan penyuplai travel yang mengecewakan, tempat tujuan wisata yang tidak sesuai ekspektasi; tidak sedikit faktor yang bakal menguras emosi alias menguji kesabaranmu. Di titik ini, kalian bakal belajar jadi pribadi yang lebih “menerima”. Kalian belajar dewasa menghadapi segala faktor yang tidak sesuai dengan kehendakmu.

Pengalaman seperti ini jadi pembelajaran yang bakal kalian bawa ke dunia kerja. Ketika sikap rekan kerja alias atasan tidak sesuai harapan, kalian dapat mengendalikan emosi serta tetap melanjutkan tugasmu.

8 Alasan Mengapa Karyawan Ngga Pergi Liburan

4. Ada dunia yang lebih luas serta indah di luar sana. Tidak rela rasanya apabila hanya berdiam di dalam ruang kerja atau kamarmu saja

Manfaat liburan dari waktu senggang kantor
Dunia tak sekecil isi kantormu, jadi nikmati liburan mu diluar

Saat terkekang dengan rutinitas, tidak sedikit faktor yang mungkin kalian lewatkan di luar sana. Bagaimana pun, dunia tidak seluas kantor alias kamarmu saja. Tidak pula sepanjang jarak dari rumah menuju kantor alias mall tempatmu biasa nongkrong. Ada dunia yang lebih indah serta lebih luas yang tidak pasti bakal ada habisnya untuk dijelajahi. Indonesia begitu kaya dengan destinasi wisata. Saat ingin suasana yang tidak sama, negara-negara tetangga pun pantas jadi tujuan wisatamu selanjutnya.

Yang pasti, ilmu serta pengetahuan tidak hanya datang dari senior alias atasanmu di kantor. Tidak pula dari buku dan tugas-tugas kantor yang biasa kalian akrabi. Interaksi dengan penduduk lokal alias perkenalan dengan orang asing sepanjang perjalanan merupakan salah satu yang menjadikanmu terus “kaya”. Apa yang kalian lihat, dengar, serta rasakan sepanjang perjalanan merupakan kemewahan.

5. Traveling berarti keluar dari zona enjoy, perjalanan menempamu belajar menghadapi tantangan

Manfaat liburan part 5
Manfaatkan waktumu untuk berlibur bersama teman temanmu, walaupun itu hanya sehari dalam seminggu

Pekerjaan seringkali menghadapkanmu pada situasi yang susah. Sebagai seorang marketing, perusahaan membebanimu dengan sasaran penjualan yang begitu tinggi. Bekerja sebagai jurnalis, kalian dihadapkan dengan beberapa situasi serta kondisi saat mencari kabar. Kalian yang bekerja sebagai customer service di bank pun harus siap menghadapi beberapa macam karakter klien yang terkadang menyebalkan.

Dengan traveling, kalian belajar memantapkan hati untuk mengunjungi tempat-tempat yang belum sempat kalian sambangi sebelumnya. Tidak hanya itu, beberapa aktivitas menangtang pun dapat kalian coba demi menempa fisik serta mentalmu; mendaki Semeru, menjajal arung jeram di sungai Citarik di Sukabumi dan mencoba wisata paralayang di Batu. Pergi traveling berarti membiasakan diri untuk menerima tantangan. Nanti saat kembali bekerja, kalian pun siap dengan tugas-tugas kantor yang bahkan paling susah sekalipun.

“8 Alasan Mengapa Karyawan Ngga Pergi Liburan”

6. Traveling saat akhir pekan alias mengajukan cuti demi pergi liburan bukan dosa. Produktivitas di kantor malah terus meningkat seusainya

Liburan part 6
Komunitas touring berguna untuk dirimu sendiri. Baik untuk kesehatan (refreshing, jalan jalan) maupun dapat kenal satu sama lain antar anggota

Terus produktif sepulang traveling? Kok dapat, ya? Penelitian dari Oxford Economics menyatakan bahwa waktu liburan mmbuat karyawan terus produktif. Bahkan, karyawan bakal kembali ke kantor dengan lebih semangat seusai menjalani cuti berbayar.

Ada 42% pekerja di Amerika yang hanya memakai setengah waktu cutinya di tahun 2013. Total 40% karyawan justru merasa tidak mau mengambil cuti, serta 12% sisanya merasa ketakutan kalau-kalau pekerjaan bakal menumpuk begitu mereka kembali dari berlibur.

Berpikir bahwa kerja terus-menerus bakal lebih baik merupakan pemahaman yang keliru. Justru cara ini bakal terus mengurangi produktifitas serta mengdampakkan stres. Mengambil waktu di akhir pekan alias cuti 3 hari untuk berlibur berarti mengistirahatkan fisik serta mental. Seusainya, kalian dapat kembali ke kantor dengan kondisi yang lebih prima.

Lanjut

7. Liburan bukan berarti meninggalkan pekerjaan, cara inilah yang menjadikan nasibmu lebih seimbang

Manfaat liburan part 7
Touring merupakan obat penghilang stress selepas dari kerjaan kantor atau banyaknya materi kuliah

Apabila pekerjaanmu di Minggu ini telah tuntas, memilih traveling di akhir pekan tidak bakal jadi persoalan. Tetapi, lain soal apabila kalian memutuskan pergi berlibur dengan mengambil jatah cuti. Biasanya, kantor meharuskan karyawan untuk mengajukan cuti sejak jauh-jauh hari. Pasalnya, 1 alias 2 karyawan yang absen dapat jadi mempengaruhi kinerja karyawan lainnya.

Asalkan tidak mengajukan cuti dengan cara mendadak serta dapat mengatur alias mendelegasikan tugas-tugasmu, sejenak “kabur” dari kantor tidak bakal jadi persoalan. Memilih rehat dari rutinitas sehari-hari justru dapat jadi caramu untuk membuat nasibmu lebih seimbang. Keseimbangan inilah yang menjadikan segala yang kalian lakoni sehari-hari menjadi lebih lancar.

8. Karna nasib merupakan ketidakpastian, tidak ada salahnya sejenak meninggalkan pekerjaan serta berbahagia-bahagia!

manfaat liburan part 8
Suasana alam lepas sunset sore hari

Nasib terbukti tidak selalu menjanjikan hal-hal yang pasti. Justru setiap harinya kalian “dipaksa” bersahabat dengan beberapa ketidakpastian. Bukan tidak mungkin perusahaan tempatmu bekerja akhirnya gulung tikar alias dapat jadi kalian dipecat lantaran buat kesalahan serta dianggap tidak memenuhi ekspektasi perusahaan. Tetapi, segala ketidakpastian ini selayaknya tidak ditanggapi dengan rasa takut, justru kalian dapat lebih rileks menjalani nasib.

Tidak butuh memforsir diri untuk bekerja. Berpendapat bahwa dengan bekerja mati-matian maka nasibmu di masa depan bakal lebih baik. Satu faktor yang mungkin tidak jarang terlupa, perkara usia serta akhir dunia merupakan sesuatu yang tidak dapat diprediksi. Saat kalian tidak baik-baik mempergunakan waktu di akhir pekan alias jatah cutimu untuk liburan, yakin kalian tetap punya peluang di lain hari? Belum pasti ‘kan?

Nah, gimana? Telahkah kalian menentukan destinasi liburan, memesan tiket kereta, alias mengepak ranselmu? Mumpung tetap punya waktu serta peluang, bolehlah sejenak melupakan soal pekerjaan serta pergi liburan!

Terima kasih sudah membaca artikel kita yang berjudul “8 Alasan Mengapa Karyawan Ngga Pergi Liburan.” nantikan kembali tips, trik, dan alasan lainnya dari kami.

Ahmad Andrian F
Bukan penulis profesional namun selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pembacanya. Mencerdaskan generasi milenial adalah tujuan situs ini berdiri. 800 Penulis sudah gabung disini, kamu kapan ? Ayo daftarkan dirimu melalui laman resmi keluhkesah.com